Trump Tidak Senang The Fed Naikkan Suku Bunga
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (FOTO: AFP)
Washington: Dalam kritik pedasnya dan merupakan fenomena langka secara historis, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku frustrasi dengan kebijakan Federal Reserve yang telah menaikkan suku bunga acuan seraya mengatakan keputusan bank sentral AS dapat mengganggu pemulihan ekonomi.

Presiden AS jarang ikut campur terhadap kebijakan moneter yang diambil oleh the Fed terkait keputusan untuk mengubah instrumen suku bunga acuan. Adapun pejabat the Fed, termasuk Ketua the Fed Jerome Powell telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak dua kali pada tahun ini dan telah bersiap menaikkan dua lagi sebelum akhir 2018.

Trump, dalam wawancara dengan CNBC, mengatakan tidak menyetujui meski dia mengaku telah menempatkan orang yang sangat baik dalam tubuh the Fed yakni Jerome Powell. "Saya tidak senang. Karena ketika (ekonomi) naik mereka ingin menaikkan suku bunga lagi. Saya tidak benar-benar senang tentang itu," kata Trump, dalam sebuah wawancara.

"Tetapi pada saat yang sama saya membiarkan mereka melakukan apa yang menurut mereka adalah langkah terbaik," tambah Trump, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 21 Juli 2018.



Pasar bereaksi terhadap komentar Trump, dengan saham, dolar Amerika Serikat (USD), dan imbal hasil surat utang Pemerintah AS jatuh. Pejabat the Fed tidak mengomentari pernyataan Presiden Trump. Gedung Putih, dalam sebuah pernyataan, menekankan bahwa Trump tidak bermaksud memengaruhi proses pengambilan keputusan the Fed.

"Tentu saja Presiden menghormati independensi the Fed. Dia menganggap Jerome Powell adalah orang yang sangat baik dan dia tidak mengganggu keputusan atau kebijakan the Fed. Pandangan Presiden tentang suku bunga sangat terkenal dan komentarnya hari ini adalah pengulangan posisi yang sudah lama dipegang," kata pernyataan itu.

Trump membantu mengantar pemotongan pajak besar-besaran akhir tahun lalu yang memangkas tingkat pajak perusahaan dari 35 persen menjadi 21 persen. Sebagai imbalannya, Trump telah memberikan penguatan terhadap pasar saham dan ekonomi pada kecepatan untuk tumbuh hampir tiga persen pada 2018, jauh di atas tingkat usai resesi sebelum ia menjabat.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id