Produsen AS Hadapi Biaya Tinggi Akibat Tarif
Gedung The Fed (Brendan Smialowski/AFP)
Washington: Federal Reserve menyebut produsen Amerika Serikat (AS) menghadapi biaya operasi yang lebih tinggi karena adanya kebijakan tarif dari administrasi Trump terhadap impor dari luar negeri. Tidak ditampik, kebijakan itu justru mendapat aksi pembalasan serupa yang ujungnya menghantam aktivitas perekonomian AS.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 27 Oktober 2018, menurut laporan Beige Book oleh the Fed yang baru dirilis, aktivitas ekonomi diperluas di Amerika Serikat pada kecepatan sedang antara September hingga pertengahan Oktober. Laporan itu juga mengatakan bahwa produsen AS di sebagian besar wilayah melaporkan pertumbuhan produksi yang moderat.

"Pengusaha di seluruh negeri terus melaporkan pasar tenaga kerja yang ketat dan kesulitan menemukan pekerja berkualitas, termasuk insinyur yang sangat terampil, profesional keuangan dan penjualan, pekerja konstruksi dan manufaktur, profesional TI, dan pengemudi truk," kata the Fed.

Namun, bank sentral mencatat tarif impor AS mendorong harga lebih tinggi sesuai dengan informasi dari 12 Bank Federal Reserve regionalnya di seluruh negeri. "Produsen melaporkan kenaikan harga barang jadi karena kebutuhan biaya bahan baku seperti logam naik, yang dikaitkan dengan tarif," kata the Fed dalam laporannya.



Federal Reserve Bank of Chicago, yang mengawasi wilayah midwest Amerika Serikat, mengatakan bahwa pengecer di berbagai sektor diharapkan konsumen untuk melihat dampak dari tarif AS atas impor pada awal 2019.

Boston Fed, yang berada di bagian timur laut negara itu, mencatat harga mobil baru diperkirakan meningkat signifikan untuk menutupi beban tarif yang diberlakukan baru-baru ini.

The Fed Dallas, yang mengawasi negara bagian Texas, Louisiana utara dan selatan New Mexico, mencatat sekitar 60 persen dari produsen mengatakan tarif diumumkan atau dilaksanakan tahun ini telah menghasilkan peningkatan biaya operasional.

Bank-bank Federal Reserve di distrik-distrik lain juga melaporkan bahwa bisnis-bisnis lokal menyatakan keprihatinan mereka atas tarif. Awal tahun ini, AS telah memberlakukan tarif impor dari beberapa mitra dagang, memicu kekhawatiran tentang harga yang lebih tinggi di antara para pelaku pasar.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id