Presiden AS Donald Trump bersama dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He (kiri) usai menandatangani kesepakatan dagang fase satu di Washington. FOTO: Xinhua
Presiden AS Donald Trump bersama dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He (kiri) usai menandatangani kesepakatan dagang fase satu di Washington. FOTO: Xinhua

Usai Teken Pakta Dagang

Wakil PM Tiongkok Bertemu dengan Petinggi IMF

Ekonomi imf ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 18 Januari 2020 13:03
Washington: Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He, yang juga anggota Biro Politik Partai Komunis Komite Sentral Tiongkok, melakukan pertemuan dengan Kepala Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) dan para pemimpin bisnis AS.
 
Ketika bertemu dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, CEO Kamar Dagang AS Thomas Donohue, dan Presiden Dewan Bisnis AS-Tiongkok Craig Allen, Liu He mengatakan ketiga organisasi telah melakukan banyak pekerjaan yang membantu Tiongkok-AS terkait konsultasi ekonomi dan perdagangan.
 
"Tiongkok dan Amerika Serikat telah mencapai perjanjian ekonomi dan perdagangan fase pertama berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati. Itu bermanfaat bagi Tiongkok, Amerika Serikat, dan seluruh dunia," kata Liu, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 18 Januari 2020, seraya menambahkan makna kesepakatan itu tidak hanya di bidang ekonomi dan perdagangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tetapi juga dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran dunia," tambahnya.
 
Liu berpendapat sebagai dua negara utama yang bertanggung jawab, Tiongkok dan Amerika Serikat, terlepas dari ideologi dan model politik dan ekonomi yang berbeda, sepenuhnya mampu bekerja sama satu sama lain untuk pembangunan yang saling menguntungkan.
 
"Setelah menandatangani perjanjian, kedua belah pihak harus melakukan upaya bersama untuk mengimplementasikannya dan mendapatkan hasil nyata," tuturnya.
 
Sementara itu, Georgieva dengan tulus mengucapkan selamat kepada Tiongkok dan Amerika Serikat atas penandatanganan perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu, yang menyuntikkan stabilitas ke dua negara dan ekonomi dunia. "Ini bermanfaat tidak hanya bagi ekonomi kedua negara, tetapi juga bagi ekonomi dunia," kata Georgieva.
 
Georgieva menambahkan IMF, yang misi utamanya adalah menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan dunia, akan selalu memberikan rekomendasi kebijakan berbasis fakta yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dunia dan melakukan segala yang mungkin untuk menyatukan semua negara dan menyelesaikan perbedaan yang ada.
 
Donohue dan Allen mengatakan kesepakatan fase-pertama antara Amerika Serikat dan Tiongkok mengirimkan sinyal yang sangat positif, yang sangat menguntungkan bisnis dan pasar, dan membantu mempromosikan pertumbuhan ekonomi serta kemakmuran di kedua negara maupun dunia.
 
Kamar Dagang AS dan Dewan Bisnis AS-Cina serta lembaga-lembaga afiliasinya akan melakukan yang terbaik untuk mendukung pemerintah dan bisnis kedua negara dalam mengimplementasikan perjanjian fase-satu dan meningkatkan rasa saling percaya, dan terus memainkan peran positif dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan AS-Tiongkok.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif