Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Baru

Ekonomi wall street
Antara • 17 Januari 2020 08:02
New York: Wall Street menguat ke rekor tertinggi baru dengan indeks S&P 500 menembus angka 3.300 untuk pertama kalinya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Penguatan ini didorong oleh serangkaian laporan laba perusahaan dan data ekonomi yang kuat.
 
Melansir Antara, Jumat, 17 Januari 2020, ketiga indikator utama bursa berakhir pada rekor tertinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 267,42 poin atau 0,92 persen menjadi 29.297,64.
 
Sementara itu indeks S&P 500 bertambah 27,52 poin atau 0,84 persen ke posisi 3.316,81. Serta indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 98,44 poin atau 1,06 persen menjadi 9.357,13.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seluruh 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor teknologi terangkat 1,4 persen, melampaui sektor-sektor lainnya.
 
Saham Morgan Stanley melonjak 6,6 persen, memimpin saham-saham S&P 500 setelah laba kuartalannya lebih baik dari perkiraan dan meningkatkan prospek kinerjanya. Ini mengalahkan beberapa perolehan laba pemberi pinjaman besar AS lainnya yang juga berkinerja kuat.
 
Sejauh ini, sekitar tujuh persen perusahaan-perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kuartalan mereka, menurut CNBC, mengutip data FactSet. Dari perusahaan-perusahaan itu, 76,5 persen telah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan.
 
Sentimen lebih lanjut terangkat oleh data yang menunjukkan penjualan ritel AS naik 0,3 persen pada Desember, sejalan dengan perkiraan para ekonom.
 
Angka-angka ritel menunjukkan ekonomi AS mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019 dan meredakan kekhawatiran tentang kesehatan sektor ini setelah laporan penjualan liburan yang mengecewakan dari Target Corp dan JC Penney Co Inc.
 
Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 11 Januari, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, tercatat 204 ribu, turun 10 ribu dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya, lapor Departemen Tenaga Kerja.
 
Optimisme perdagangan juga berkontribusi pada keuntungan di pasar. Indeks saham-saham unggulan atau blue-chips berakhir di atas angka 29 ribu untuk pertama kalinya pada Rabu, 15 Januari setelah Beijing dan Washington menandatangani kesepakatan perdagangan fase-satu yang sangat diantisipasi.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif