Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Harga Emas di Perdagangan Asia Menguat Tipis

Ekonomi harga emas
Antara • 20 Januari 2020 10:53
Bengaluru, India: Emas diperdagangkan dalam kisaran ketat di perdagangan Asia pada Senin pagi, karena data ekonomi AS yang kuat memicu selera investor terhadap aset-aset berisiko dan merusak daya tarik safe haven logam mulia.
 
Mengutip Antara, Senin, 20 Januari 2020, harga spot gold naik tipis 0,1 persen menjadi USD1.558,47 per ons, setelah mencatat penurunan hampir 0,4 persen pekan lalu. Emas berjangka AS turun 0,1 persen menjadi USD1.558,10 per ons.
 
Harga emas tertekan setelah pasar saham Asia melonjak mendekati level tertinggi 20 bulan, didukung oleh reli panjang pada saham-saham global di Wall Street dan data ekonomi AS yang kuat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembangunan perumahan AS melonjak ke level tertinggi 13 tahun bulan lalu karena aktivitas meningkat, sementara produksi di pabrik-pabrik meningkat untuk bulan kedua berturut-turut.
 
Presiden AS Donald Trump pada Minggu, 19 Januari 2020, untuk meyakinkan para petani dan peternak Amerika yang dilanda perang tarif berkepanjangan, bahwa perjanjian perdagangan dengan Tiongkok yang ia tandatangani akan menghasilkan pembelian besar-besaran produk pertanian AS.
 
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He mengatakan Beijing dan Washington menandatangani perjanjian fase pertama telah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi hubungan Tiongkok-AS di waktu mendatang, menurut laporan media pemerintah Xinhua.
 
Presiden Federal Reserve Bank Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada Jumat, bahwa pasar tenaga kerja yang kuat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mengangkat ekonomi AS, meskipun ada hambatan seperti perlambatan global dan ketidakpastian perdagangan.
 
Membaiknya kondisi perekonomian AS telah mendorong para spekulan memangkas posisi bullish mereka dalam kontrak emas Comex selama seminggu hingga 14 Januari, data menunjukkan.
 
Kepemilikan SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, naik 2,20 persen menjadi 898,82 ton pada Jumat.
 
Pembelian emas fisik meningkat sebelum perayaan Tahun Baru Imlek di Tiongkok dan Singapura, sementara permintaan di India berkurang minggu lalu, mendorong pengecer untuk menawarkan lebih banyak diskon.
 
Sementara logam mulia lainnya, palladium bergerak datar di USD2.479,73 per ons. Logam katalis otomatif itu mencapai rekor tertinggi USD2.537,06 pada Jumat.
 
Penurunan ketersediaan paladium logam otomotif telah mendorong harga naik hingga setinggi 25 persen hanya dalam dua minggu, mempercepat reli empat tahun dan memicu ekspektasi untuk kenaikan lebih lanjut, kata para analis.
 
Sementara itu, perak naik sebesar 0,2 persen menjadi USD18,03 per ons dan platinum naik 0,6 persen menjadi USD1.023,55 per ons.ade
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif