Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Tiongkok Miliki Banyak Instrumen Hadapi Tantangan Ekonomi

Ekonomi ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 15 Desember 2018 13:01
Beijing: Meski ketidakpastian eksternal sangat banyak dan risiko penurunan ekonomi telah muncul, namun pembuat kebijakan Tiongkok memiliki banyak instrumen ekonomi untuk menghadapi sejumlah tantangan. Hal tersebut sejalan dengan keinginan Pemerintah Tiongkok untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi.
 
"Negara ini memiliki banyak ruang untuk manuver kebijakannya, dan mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang stabil dalam lingkungan global yang bergejolak," kata Yan Se, seorang profesor di Peking University, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 15 Desember 2018.
 
Huang Jianhui, Kepala Lembaga Penelitian di bawah naungan China Minsheng Bank, mengatakan di antara kebijakan, pihak berwenang harus menemukan keseimbangan yang tepat antara memastikan pertumbuhan yang stabil, merestrukturisasi ekonomi, dan mencegah risiko besar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun perekonomian Tiongkok tetap dalam kondisi yang kuat tahun ini, meningkat 6,7 persen dalam tiga kuartal pertama dan di jalur untuk memenuhi target tahunan pemerintah sekitar 6,5 persen. Guna mencapai target tersebut, pemerintah terus mengupayakan berbagai macam instrumen yang salah satunya mengelola risiko yang lebih baik lagi.
 
Namun, indikator terbaru menunjukkan tanda-tanda stres dalam perekonomian. Meski aktivitas pabrik terus berkembang, indeks manajer pembelian manufaktur menurun untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan lalu menjadi 50, yang merupakan patokan yang memisahkan ekspansi dengan kontraksi. Pertumbuhan ekspor dan impor juga melambat pada November.
 
Sementara itu, tingkat inflasi tetap rendah dengan pertumbuhan indeks harga konsumen menurun menjadi 2,2 persen pada bulan lalu, yang diharapkan analis untuk memudahkan kinerja perekonomian lebih lanjut pada tahun depan, sehingga lebih mudah bagi bank sentral untuk mempertahankan likuiditas pada tingkat yang wajar dan cukup.
 
"Kami masih memiliki cukup ruang untuk menyesuaikan alat kebijakan moneter, dalam hal suku bunga, rasio persyaratan cadangan (RRR), dan kondisi moneter," kata Gubernur Bank Rakyat Tiongkok Yi Gang.
 

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi