Presiden AS Donald Trump (Dok : AFP).
Presiden AS Donald Trump (Dok : AFP).

Donald Trump Berjanji Akan Beri Kompensasi ke Petani AS

Ekonomi Perang dagang
Arif Wicaksono • 15 Mei 2019 15:57
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus mempertahankan semangat perang dagangnya dengan Tiongkok. Dia mengklaim petani di AS akan mendapat manfaat dari kebijakan yang memicu aksi jual di pasar saham di seluruh dunia itu.
 
Dalam serangkaian tweet, Trump berjanji kesepakatan baru dengan Tiongkok akan segera tercapai dan petani akan mendapat manfaat dari kenaikan tarif yang banyak mendapatkan penolokan. Trump yakin jika Tiongkok berhenti membeli produk pertanian Amerika karena kenaikan tarif, petani lokal akan diberikan kompensasi.
 
“Uang ini akan datang dari tarif besar yang dibayarkan ke Amerika Serikat untuk memungkinkan Tiongkok, dan lainnya, untuk melakukan bisnis dengan kami. Para petani telah 'dilupakan' selama bertahun-tahun. Ini waktu mereka sekarang!,' kata Trump dikutip dari The Guardian, Rabu, 15 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perselisihan perdagangan jangka panjang antara AS dan Tiongkok meningkat setelah Trump menaikkan tarif USD200 juta barang Tiongkok dari 10 persen menjadi 25 persen. Tiongkok membalas pada Senin dengan tarif impor USD60 miliar.
 
Ekspor kedelai ke Tiongkok runtuh tahun lalu ketika perang perdagangan dimulai, dan ekspor pertanian akan terpukul lebih keras jika tarif baru diberlakukan. John Heisdorffer, ketua asosiasi kacang kedelai AS (American Soybean Association) menjelaskan bahwa nasib petani AS semakin suram dari hari ke hari.
 
"Kesabaran kami berkurang, keuangan kami menderita dengan tekanan hidup dengan konsekuensi dari kenaikan tarif ini," kata John.
 
Di tengah naiknya ancaman ekonomi dan ketegangan diantara kedua negara, Trump masih optimistis akan mencapai kesepakatan dengan Tiongkok.
 
"Ketika waktunya tepat, kami akan membuat kesepakatan dengan China. Itu semua akan terjadi, dan jauh lebih cepat daripada yang dipikirkan orang!" kata Trump.
 
Pendukung Trump mengklaim kebijakan ini akan memiliki konsekuensi jangka panjang yang positif. Senator Republik Chuck Grassley, yang mewakili Iowa, negara bagian yang sangat bergantung pada pertanian, telah menyerukan pentingnya penyelesaian terhadap perselisihan tersebut.
 
"Orang Amerika memahami perlunya meminta pertanggungjawaban Tiongkol, tetapi mereka juga perlu tahu bahwa pemerintah memahami penderitaan ekonomi yang akan mereka rasakan dalam perang dagang yang berkepanjangan," kata Grassley.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif