Dolar AS Melempem Usai Ketegangan Perdagangan Mereda
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Dolar Amerika Serikat (USD) memperpanjang kerugian terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok mereda.

Mengutip Xinhua, Selasa, 4 Desember 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1342 dibandingkan dengan USD1,1308 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2726 dari USD1,2742 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7348 dibandingkan dengan USD0,7302.

Sementara itu, USD membeli 113,68 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 113,60 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9988 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9996 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3210 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3288 dolar Kanada.

Analis mengatakan investor telah didorong oleh ledakan optimisme, karena Amerika Serikat dan Tiongkok setuju untuk menginstruksikan tim ekonomi kedua belah pihak untuk meningkatkan negosiasi, yang melemahkan permintaan safe haven seperti dolar sebagai mata uang paling likuid di dunia.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 287,97 poin atau 1,13 persen, menjadi berakhir di 25.826,43 poin. Indeks S&P 500 menambahkan 30,20 poin atau 1,09 persen, menjadi ditutup di 2.790,37 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 110,98 poin atau 1,51 persen lebih tinggi menjadi 7.441,51 poin.

Selama jamuan makan malam yang diselenggarakan pada Sabtu 1 Desember di Buenos Aires, Argentina, para pemimpin kedua negara yakni AS dan Tiongkok memiliki diskusi yang positif dan konstruktif mengenai masalah perdagangan dan ekonomi serta sepakat untuk tidak memberlakukan tarif tambahan.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id