Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Masih Kehilangan Tenaga

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
Antara • 30 Oktober 2019 08:01
Chicago: Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi lantaran investor beralih ke penjualan teknis menyusul membaiknya aset-aset berisiko.
 
Mengutip Antara, Rabu, 30 Oktober 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD5,1 atau 0,34 persen menjadi di USD1.490,7 per ons. Penurunan permintaan emas yang signifikan untuk festival lampu Hindu yang dikenal sebagai Diwali, yang menyaksikan perayaan utamanya pada akhir pekan, juga menjadi salah satu alasan pelemahan emas.
 
Namun, penurunan emas dibatasi oleh greenback yang lebih lemah. Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang tersebut terhadap enam mata uang saingannya turun 0,05 persen menjadi 97,71 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penutupan transaksi logam mulia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun sebanyak 4,5 sen atau 0,25 persen menjadi USD17,831 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD6,1 atau 0,66 persen menjadi USD925,1 per ons.
 
Sehari sebelumnya, emas berjangka juga turun tertekan penguatan di pasar saham Amerika Serikat hingga ditutup di bawah level psikologis penting USD1.500 per ons. Para pedagang juga menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu ini, yang dapat menentukan perdagangan sejumlah aset, termasuk emas.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif