NEWSTICKER
Ilustrasi - - FOTO: AFP
Ilustrasi - - FOTO: AFP

Harga Emas Dunia Melonjak Drastis

Ekonomi harga emas
Antara • 22 Februari 2020 07:44
Chicago: Harga emas dunia melonjak drastis lebih dari 1,50 persen pada akhir perdagangan Jumat atau (Sabtu pagi WIB). Permintaan aset safe haven logam kuning ini tinggi karena kekhawatiran investor atas perlambatan ekonomi global akibat penyebaran virus korona.
 
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik ke level tertinggi sejak Februari 2013. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April melonjak USD28,3 atau 1,75 persen, menjadi menetap di USD1.648,80 per ons.
 
Di pasar spot, emas naik 1,70 persen menjadi diperdagangkan di USD1.646,89 per ons setelah mencapai level tertinggi sejak 13 Februari 2013, di USD1.648,75 pada awal sesi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis pasar senior Edward Moya mengatakan logam mulia emas ini naik sekitar empat persen dalam sepekan sejak akhir Juni tahun lalu.
 
“Pasar sekali lagi cemas karena wabah Virus Corona mungkin menyebar di luar Tiongkok. Ada sejumlah besar permintaan safe haven karena perlambatan ekonomi di Tiongkok, Jepang dan Jerman diperkirakan akan bertahan pada semester pertama tahun ini,” katanya dikutip Antara, Sabtu, 22 Februari 2020.
 
Ia menilai bank-ban sentral di dunia akan memberikan stimulus secara keseluruhn sehingga akan terus menopang harga emas.
 
Data ekonomi Amerika Serikat cenderung mendorong ke arah penurunan suku bunga oleh Federal Reserve atau THe Fed. Suku bunga yang lebih rendahakan mengurangi peluang kerugian logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
 
Di tempat lain, paladium turun 0,2 persen menjadi USD2.683,91 , tetapi naik sekitar lebih dari 10 persen minggu ini. Logam ini mencapai rekor tertinggi USD2.841,54 dipicu oleh kekurangan pasokan yang berkepanjangan.
 
Namun, posisi net-long di paladium telah jatuh ke 6.062 kontrak dalam sepekan hingga 11 Februari 2020, atau angka terendah sejak September 2018.
 
Sementara itu, perak naik 1,2 persen menjadi USD18,57 dan ditetapkan untuk mencatat minggu terkuat sejak akhir Agustus. Platinum turun 0,3 persen menjadi USD974,92.
 
Adapun di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Maret naik 21,1 sen atau 1,15 persen, menjadi ditutup pada USD18,53 per ons. Platinum untuk penyerahan April turun USD2,9 atau 0,3 persen, menjadi menetap di USD976,1 per ons.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif