Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)
Ilustrasi (AFP/DEUTCHE BUNDESBANK)

Emas Berjangka Melesat ke Level Tertinggi

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
29 Desember 2018 08:03
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir pada level tertinggi enam bulan pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Kondisi itu terjadi lantaran logam mulia terdorong oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (USD).
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 29 Desember 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD1,90 atau 0,15 persen menjadi menetap pada USD1.283 per ons. Sedangkan indeks USD, yang mengukur uang terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,12 persen menjadi 96,35 pada 1825 GMT.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret bertambah 12,60 sen atau 0,82 persen menjadi USD 15,436 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD5 atau 0,62 persen menjadi ditutup pada USD796,40 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 76,42 poin atau 0,33 persen menjadi 23.062,40. Sedangkan S&P 500 turun 3,09 poin atau 0,12 persen menjadi 2.485,74. Indeks Komposit Nasdaq naik 5,03 poin atau 0,08 persen menjadi 6.584,52.
 
Tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih rendah, karena kerugian di sektor energi dan bahan melebihi kenaikan dalam kebijakan konsumen dan real estat. Pasar mengalami satu lagi hari perdagangan yang liar pada Jumat dengan ketiga indeks utama terus berbalik antara keuntungan dan kerugian sepanjang hari.
 
"Tema sepanjang 2018 adalah peristiwa pasar yang didorong oleh berita. Ketika peristiwa geopolitik terjadi, pasar bereaksi lebih pada 2018 dibandingkan dengan tahun-tahun lainnya," kata John Monaco, seorang pedagang dengan lebih dari 35 tahun pengalaman di pasar modal.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif