Emas Berjangka Merekah
Ilustrasi (SEBASTIAN DERUNGSSEBASTIAN DERUNGS/AFP)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Mengutip Antara, Kamis, 22 November 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, meningkat USD6,80 atau 0,56 persen menjadi menetap di USD1.228,00 per ons. Indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, jatuh ke sekitar 96,70 pada tengah hari.

Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika USD melemah, emas berjangka biasanya akan naik karena emas yang diukur dalam USD menjadi lebih menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, ekuitas memulihkan beberapa kerugiannya pada Rabu 21 November, menyusul penurunan tajam dalam dua hari terakhir. Namun, analis mengatakan bahwa gejolak Brexit, sengketa perdagangan dan faktor geopolitik lainnya terus mendukung emas, sebagai aset safe haven.

Sehari sebelumnya, emas berjangka turun karena USD berbalik menguat terhadap mata uang utama lainnya, setelah meningkat selama empat hari perdagangan berturut-turut, didorong pembelian teknis akibat ketidakpastian geopolitik dan perdagangan serta melemahnya USD.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 23,3 sen AS atau 1,63 persen menjadi ditutup pada USD14,50 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik sebanyak USD3,6 atau 0,43 persen, menjadi menetap di USD850,60 per ons.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id