Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Minim Sentimen, Dolar AS Keok

Ekonomi dolar as
04 Januari 2019 09:46
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena data ekonomi yang lemah mengindikasikan ekonomi Amerika Serikat (AS) sedang melambat, meredupkan selera investor terhadap greenback dalam perdagangan.
 
Mengutip Antara, Jumat, 4 Januari 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,52 persen menjadi 96,3131 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1391 dari USD1,1344 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2629 dari USD1,2609 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,7002 dibandingkan dengan USD0,6997. Sedangkan USD dibeli 107,75 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,19 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9885 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9903 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3480 dolar Kanada dari 1,3585 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks manufaktur Amerika Serikat jatuh menjadi 54,1 pada Desember dibandingkan dengan posisi 59,3 pada November, mencatat penurunan bulanan terburuk sejak Oktober 2008, menurut lembaga riset swasta Institute for Supply Management (ISM).
 
Penurunan indeks manufaktur Amerika Serikat secara luas dipandang sebagai tanda baru perlambatan ekonomi di tengah ketegangan global di seluruh sektor serta perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average jatuh secara dramatis sebesar 600,02 poin atau 2,83 persen, menjadi ditutup di 22.686,49 poin. Indeks S&P 500 merosot 62,14 poin atau 2,48 persen, menjadi berakhir di 2.447,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq juga anjlok 202,43 poin atau 3,04 persen, menjadi ditutup di 6.463,50 poin.
 
Saham Apple anjlok mendekati 10 persen pada jam penutupan, membebani Dow Jones Industrial Average yang sedang bertarung melawan penurunan lebih dari 300 poin dan membukukan kerugian satu hari terbesar dalam enam tahun terakhir.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif