Ilustrasi. FOTO: AFP/PAUL J RICHARDS
Ilustrasi. FOTO: AFP/PAUL J RICHARDS

Dolar AS Perkasa

Ekonomi dolar as
Antara • 23 Oktober 2019 09:33
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), di tengah penurunan poundsterling Inggris menyusul kekhawatiran baru tentang Brexit.
 
Mengutip Antara, Rabu, 23 Oktober 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,20 persen menjadi 97,5249 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1123 dari USD1,1146 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2882 dari USD1,2966 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia turun menjadi USD0,6853 dibandingkan dengan USD0,6864. Dolar AS dibeli 108,46 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 108,59 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9890 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9855 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3097 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3084 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Selasa, 22 Oktober dikalahkan dalam pemungutan suara tentang jadwal waktu untuk Brexit-nya.
 
Hanya beberapa menit sebelum pemungutan suara tentang jadwal waktu, Rancangan Undang Undang Brexit pemerintah didukung oleh suara 329 terhadap 299 dalam pemungutan suara kedua di parlemen, membersihkan rintangan pertamanya. Namun, jadwal waktunya ditolak.
 
Pada Selasa pagi, Perdana Menteri Inggris mengatakan dalam debat parlemen bahwa ia akan menarik RUU Brexit dan mendorong pemilihan jika itu ditolak oleh anggota parlemen. Dia telah bersumpah untuk membawa negaranya keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober dengan atau tanpa kesepakatan.
 
"Pound dan euro kehilangan beberapa kekuatannya di tengah ketidakpastian tentang Brexit," kata para ahli mencatat.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor mencerna sejumlah laporan pendapatan perusahaan. Di sisi lain, perang dagang yang masih terjadi antara Washington dan Beijing tetap memberikan tekanan terhadap gerak pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 39,54 poin atau 0,15 persen menjadi 26.788,10. Sedangkan S&P 500 turun 10,73 poin atau 0,36 persen menjadi 2.995,99. Sementara indeks Komposit Nasdaq menghapus 58,69 poin atau 0,72 persen menjadi 8.104,30.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif