Illustrasi. Foto: MI/Ramdani.
Illustrasi. Foto: MI/Ramdani.

Dolar AS Merekah, Kebijakan Suku Bunga Jadi Perhatian Investor

Ekonomi dolar as
Husen Miftahudin • 13 Juni 2019 10:29
New York: Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terpantau mengalami penguatan seiring kembalinya optimisme bahwa AS akan melakukan perjanjian dengan mitra dagang utamanya. Investor juga memantau prospek perdagangan global serta langkah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya.
 
Melansir Xinhua, Kamis, 13 Juni 2019, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,33 persen menjadi 96,9989 pada akhir perdagangan.
 
Selain itu, di akhir perdagangan New York, euro melorot menjadi 1,1286 dolar AS dari 1,1332 dolar AS pada sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris turun menjadi 1,2687 dolar AS dari 1,2722 dolar AS pada sesi sebelumnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun dolar Australia turun menjadi 0,6926 dolar dari 0,6959 dolar. Dolar AS membeli 108,50 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya.
 
Selanjutnya dolar AS naik hingga 0,9956 franc Swiss dari 0,9918 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3332 dolar Kanada dari 1,3286 dolar Kanada.
 
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga konsumen perkotaan secara musiman untuk permintaan akhir meningkat 0,1 persen pada Mei. Sementara pada April, harga permintaan akhir naik 0,3 persen.
 
Inflasi inti dari makanan dan energi juga sedikit meningkat 0,1 persen di bulan lalu. Data inflasi yang diredam karena investor semakin berspekulasi penurunan suku bunga dari Federal Reserve.
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif