KTT G20 akan fokus membahas mengenai ekonomi global. (FOTO: AFP)
KTT G20 akan fokus membahas mengenai ekonomi global. (FOTO: AFP)

Resmi Dibuka, KTT G20 Fokus ke Ekonomi Global

Ekonomi ktt g20 ekonomi global
Ade Hapsari Lestarini • 28 Juni 2019 20:23
Osaka: KTT G20 ke-14 dimulai pada hari ini. Ada beberapa isu utama yang akan diangkat dan menjadi pusat perhatian, yakni berkaitan dengan ekonomi global, perdagangan multilateral, dan pembangunan ekonomi.
 
Melansir Xinhua, Jumat, 28 Juni 2019, selama KTT diselenggarakan dua hari ini, masalah-masalah lain termasuk pekerjaan, pemberdayaan perempuan dan kesehatan juga akan dibahas.
 
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menyambut para pemimpin ekonomi G20 dan peserta lainnya sebelum dimulainya KTT.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbicara pada hari pertama KTT, Abe, yang negaranya saat ini memegang kursi kepresidenan G20, mengatakan dia sangat prihatin dengan kondisi lingkungan perdagangan saat ini. Selain itu dalam KTT G20 juga akan dibahas tentang perdagangan bebas, adil, dan non-diskriminatif.
 
Abe meminta negara-negara G20 untuk menggunakan semua alat kebijakannya untuk mendorong ekonomi global.
 
Dia juga berharap dapat membahas lebih lanjut dengan para pemimpin G20 mengenai langkah-langkah untuk lebih meningkatkan momentum menuju reformasi di Organisasi Perdagangan Dunia.
 
KTT ini diselenggarakan di tengah proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF) di April yang menurunkan perkiraan pertumbuhan global untuk 2019 menjadi 3,3 persen, turun 0,2 persen dari perkiraan Januari. Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan ekonomi global berada pada saat yang sulit.
 
Setelah mendapatkan kesimpulan pertemuan antara menteri keuangan G20 dan gubernur bank sentral awal bulan ini di Jepang, Lagarde mencatat bahwa konflik perdagangan adalah "ancaman utama" terhadap prospek ekonomi global.
 
Bank Dunia juga telah menyatakan keprihatinan khusus tentang perlambatan pertumbuhan perdagangan global ke level terendah sejak krisis keuangan 10 tahun lalu.
 
Ekonomi global telah merasakan kepedihan dari gesekan perdagangan AS-Tiongkok yang diprakarsai oleh Washington. Tarif yang diumumkan baru-baru ini antara kedua negara, dikombinasikan dengan yang diterapkan pada 2018, dapat mengurangi produk domestik bruto global (PDB) sebesar 0,5 persen pada 2020, yang mengakibatkan kerugian sekitar USD455 miliar, menurut IMF.
 
Didirikan pada 1999, G20 adalah forum sentral untuk kerja sama internasional tentang masalah keuangan dan ekonomi. Anggotanya terdiri dari 19 negara plus Uni Eropa (UE).
 
Negara-negara tersebut adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif