Wall Street Melonjak Akibat Ketegangan Perdagangan AS-Tiongkok Berkurang

15 Mei 2018 07:03 WIB
wall street
Wall Street Melonjak Akibat Ketegangan Perdagangan AS-Tiongkok Berkurang
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan tanda-tanda relaksasi dan diharapkan bisa segera menghilang.

Mengutip Antara, Selasa, 15 Mei 2018, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 68,24 poin atau 0,27 persen, menjadi ditutup di 24.899,41 poin. Indeks S&P 500 naik 2,41 poin atau 0,09 persen, menjadi berakhir di 2.730,13 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 8,43 poin atau 0,11 persen, menjadi 7.411,32 poin.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Minggu 13 Mei bahwa Washington dan Beijing sedang bekerja untuk mendapatkan perusahaan pembuat peralatan telekomunikasi Tiongkok, ZTE, yang menderita larangan ekspor AS, kembali berbisnis.

"Kedua belah pihak bekerja sama untuk memberikan perusahaan telepon besar Tiongkok, ZTE, cara untuk kembali berbisnis dengan cepat," kata Trump dalam cuitannya.



Trump mengaku dia telah menginstruksikan Departemen Perdagangan AS untuk menyelesaikannya. Kata-kata Trump datang menjelang putaran baru konsultasi perdagangan antara kedua belah pihak akhir pekan ini. Saham perusahaan-perusahaan Amerika yang memasok chip dan komponen lainnya bagi pembuat peralatan telekomunikasi Tiongkok, ZTE Corp, rebound.

Saham Acacia Communications Inc., pembuat komponen interkoneksi optik berbasis di Massachusetts yang menjual sekitar 30 persen produknya ke ZTE pada 2017, melonjak 8,73 persen menjadi USD34,25 setelah komentar Trump.

Saham Oclaro, sebuah perusahaan yang berbasis di AS yang membuat 18 persen dari pendapatannya dari ZTE pada tahun fiskal yang berakhir 1 Juli 2017, naik 2,92 persen menjadi USD8,82. Saham Lumentum, perusahaan AS lainnya yang juga melakukan penjualan substansial ke ZTE, melonjak 2,22 persen menjadi USD64,50 per saham.

Semua saham tersebut telah menderita kerugian besar sejak Amerika Serikat memberlakukan penolakan hak ekspor terhadap ZTE pada 16 April. Pekan lalu, ketiga indeks utama membukukan keuntungan  kuat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 2,3 persen, 2,4 persen dan 2,7 persen.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id