Bursa Saham Amerika Serikat Bertahan di Zona Hijau
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Indeks saham Amerika Serikat (AS) terus menguat pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), setelah dua sesi mengalami reli. Kondisi itu terjadi karena investor mencerna beberapa pendapatan perusahaan di tengah harapan untuk pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Mengutip Xinhua, Jumat, 2 November 2018, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 264,98 poin atau 1,06 persen menjadi 25.380,74. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 28,63 poin atau 1,06 persen menjadi 2,740.37. Indeks Nasdaq Composite naik 128,16 poin atau 1,75 persen menjadi 7.434,06.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan material dan consumer discretionary masing-masing menguat sebanyak 3,02 persen dan 2,23 persen, memimpin kenaikan. Utilitas menurun 0,53 persen, satu-satunya yang kalah dalam indeks.



Saham DowDuPont melonjak lebih dari delapan persen, memimpin para pemenang di Dow Jones. Perusahaan melaporkan laba kuartal ketiga yang mengalahkan perkiraan. Saham Apple naik 1,54 persen. Raksasa teknologi AS ini akan melaporkan hasil kuartalan setelah penutupan Kamis, menarik perhatian investor.

Sentimen investor juga didorong oleh komentar dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengindikasikan potensi kemajuan dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok. Adapun Trump berharap mendapatkan kesepakatan dalamm rangka memacu perdagangan Amerika Serikat di masa mendatang.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 27 Oktober, angka awal untuk klaim pengangguran awal Amerika Serikat adalah 214.000, atau turun sebanyak 2.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya, menurut pernyataan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS.

Indeks manajer pembelian manufaktur AS (PMI) terdaftar 57,7 pada Oktober, turun dibandingkan dengan tingkat 59,8 di September, kata Institute for Supply Management. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi di sektor manufaktur, sementara pembacaan di bawah 50 menunjukkan kontraksi.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id