Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/Bryan R. Smith
Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/Bryan R. Smith

Pasar Saham AS Hanyut ke Zona Merah

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 11 Januari 2020 07:16
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan. Meski demikian, disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok memberikan sedikit katalis positif.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 11 Januari 2020, indeks Dow Jones Industrial Average merosot sebanyak 133,13 poin atau 0,46 persen menjadi 28.823,77. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 9,35 poin atau 0,29 persen menjadi 3.265,35. Indeks Komposit Nasdaq turun 24,57 poin atau 0,27 persen menjadi 9.178,86.
 
Ketiga indeks utama berayun antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi perdagangan. Indeks saham unggulan sempat diperdagangkan di atas 29 ribu, tonggak untuk pertama kalinya mencapai level tertinggi sepanjang masa yakni di 29.009,07 pada sesi pagi. S&P 500 dan Nasdaq juga mencapai rekor tertinggi dalam perdagangan intraday sebelum berbalik negatif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 turun pada penutupan pasar, dengan sektor keuangan turun 0,78 persen, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor real estat naik sebanyak 0,95 persen, kelompok berkinerja terbaik.
 
Di sisi lain, Kamar Dagang Tiongkok Midwest Amerika Serikat mengungkapkan peningkatan ekonomi Tiongkok selama beberapa dekade terakhir telah menguntungkan banyak perusahaan di Amerika Serikat. Diharapkan kondisi ini bisa terus meningkat ke arah positif sejalan dengan disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara AS dengan Tiongkok.
 
"Keberhasilan Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan dan kelas menengahnya yang besar telah membawa peluang besar bagi kerja sama bisnis," kata Direktur Eksekutif Kamar Dagang Tiongkok Midwest AS Leo Chan, yang organisasinya memiliki 200 anggota dan semuanya memiliki ikatan ekonomi dengan Tiongkok.
 
"Kami senang melihat prestasi Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan, pendidikan dan perawatan kesehatan dalam beberapa dekade terakhir dan kami berharap lebih banyak yang dapat dilakukan dalam hal ini pada 2020," tambah Chan.
 
"Kami berharap lebih banyak perusahaan Tiongkok akan mengglobal dan mendarat di Amerika Serikat, membawa modal, teknologi, dan bahkan tenaga manusia," kata Chan, seraya menambahkan bahwa orang-orang Tiongkok-Amerika dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam memperdalam pertukaran antara kedua pihak.
 
Kerja sama bisnis antara kedua negara juga berkontribusi pada perdamaian dunia, stabilitas dan pembangunan ekonomi. Menurut Chan kerja sama tingkat lokal seperti antara kota kembar harus dimainkan penuh, dan organisasinya telah mempromosikan ikatan ekonomi dan perdagangan serta investasi.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif