Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Virus Korona

Bursa Saham di Tiongkok 'Terjun Bebas'

Ekonomi tiongkok bursa saham asia
Antara • 03 Februari 2020 11:25
Beijing: Saham-saham di Tiongkok dibuka turun tajam pada pembukaan perdagangan Senin pagi, setelah libur panjang Tahun Baru Imlek. Kekhawatiran virus korona terdampak ke perekonomian.
 
Mengutip Antara, Senin, 3 Februari 2020, pasar di ekonomi terbesar kedua di dunia itu ditutup pada 24 Januari 2020 untuk liburan tahunan. Tetapi sejak itu, epidemi virus yang dimulai di Wuhan telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga menyeret saham dan mengancam rantai pasokan global.
 
Indikator utama Indeks Komposit Shanghai anjlok 8,73 persen atau setara 241 poin menjadi 2.716,70 poin. Sementara indeks komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok dibuka terjun 9,13 persen atau setara 883 poin menjadi 9.706,58 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham-saham di sektor perjalanan, pariwisata, dan perhotelan mungkin menjadi beban penjualan setelah Tiongkok menghentikan perjalanan domestik untuk memperlambat penyebaran virus.
 
Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq Tiongkok, merosot 8,23 persen atau setara 126 poin menjadi 1.769,16.
 
Indeks ChiNext, bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks SME (usaha kecil dan menengah) Shenzhen, mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif