Pembelian Teknis Dorong Emas Dunia Melonjak Tipis
Ilustrasi (AFP PHOTO/Arne Dedert)
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange rebound dari terendah bulan ini pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu terjadi sebagian besar didorong pembelian teknis karena dolar Amerika Serikat (USD) keluar dari tertinggi 2018 dan imbal hasil obligasi AS berada dekat tertinggi multi tahun.

Mengutip Antara, Kamis, 17 Mei 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik sebanyak USD1,2 atau 0,09 persen, menjadi ditutup di USD1.291,5 per ons. Pada Selasa 15 Mei, emas berjangka turun lebih dari dua persen menjadi USD1.290,30 per ons, penutupan terendah untuk kontrak paling aktif sejak akhir Desember.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun berada di sekitar 3,08 persen pada Rabu, mundur dari level tertinggi sejak 2011. Adapun kenaikan imbal hasil obligasi tersebut memberikan efek terhadap menguatnya USD dan gerak imbal hasil investasi lainnya seperti emas.

Sementara itu, indeks USD, ukuran setengah lusin mata uang utama saingan greenback, naik 0,1 persen menjadi 93,33, setelah diperdagangkan setinggi 93,63 yang merupakan tingkat tertingginya untuk tahun ini.



Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 10,2 sen AS atau 0,63 persen, menjadi menetap di USD16,371 per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli turun sebanyak USD7,4 atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada USD889,8 per ounce.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 62,52 poin atau 0,25 persen menjadi 24.768,93. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 11,01 poin atau 0,41 persen ke 2,722.46. Kemudian indeks Nasdaq Composite naik 46,67 poin atau 0,63 persen menjadi 7.398,30.

Saham Macy's menguat 10,8 persen akibat laba kuartalan yang lebih kuat dari perkiraan dalam penutupan pasar pada Rabu. Penjualan toko yang sama, metrik utama untuk pengecer, ditambah 4,2 persen pada kuartal terakhir, mengalahkan ekspektasi pasar dari kenaikan 1,4 persen.

 



(ABD)