Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Bursa Saham AS Merekah

Ekonomi wall street
Angga Bratadharma • 05 Desember 2019 07:13
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna data ekonomi terbaru. Meski demikian, ketidakpastian perdagangan membuat pelaku pasar masih khawatir lantaran berpeluang memberi tekanan terhadap gerak pasar saham.
 
Mengutip Xinhua, Kamis, 5 Desember 2019, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 146,97 poin atau 0,53 persen menjadi 27.649,78. Sementara S&P 500 naik sebanyak 19,56 poin atau 0,63 persen menjadi 3.112,76. Indeks Komposit Nasdaq naik sebanyak 46,03 poin atau 0,54 persen menjadi 8.566,67.
 
Sebagian besar dari 30 komponen Dow diperdagangkan di wilayah hijau, dengan JPMorgan Chase dan Goldman Sachs masing-masing naik 1,97 persen dan 1,74 persen, memimpin kenaikan. Sepuluh dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan dengan catatan optimistis, dengan sektor energi naik 1,57 persen, pemenang terbesar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sektor nonmanufaktur Amerika Serikat pada November terlihat melakukan ekspansi dengan kecepatan yang lebih lambat dari bulan sebelumnya, lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan.
 
Indeks nonmanufaktur (NMI), yang mengukur kinerja sektor jasa-jasa, tercatat 53,9 persen pada November, 0,8 poin lebih rendah dari pembacaan Oktober, menurut Laporan Bisnis Non-Manufaktur ISM. Angka di atas 50 persen menunjukkan bahwa sektor non-manufaktur umumnya berkembang.
 
NMI September sebesar 52,6 persen adalah angka terendah sejak Agustus 2016 ketika NMI mencapai 51,8 persen, menurut ISM. "Sektor nonmanufaktur mengalami sedikit penurunan pada November," kata Ketua Komite Survei Bisnis Non-Manufaktur ISM Anthony Nieves.
 
Ia mengatakan para responden berharap resolusi tentang tarif dan terus terhambat oleh kendala dalam sumber daya tenaga kerja. "Hubungan masa lalu antara NMI dan ekonomi secara keseluruhan menunjukkan bahwa NMI untuk November (53,9 persen) sesuai dengan peningkatan 1,9 persen dalam produk domestik bruto riil secara tahunan," kata Nieves.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif