USD Mulai Unjuk Gigi
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu karena investor mempertimbangkan risalah dari pertemuan Federal Reserve AS pada Semptember yang baru dirilis.

Mengutip Antara, Kamis, 18 Oktober 2018, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,55 persen menjadi 95,5746 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1506 dari USD1,1577 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3121 dari USD1,3191 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia turun menjadi USD0,7116 dibandingkan dengan USD0,7138. Kemudian USD dibeli 112,48 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,18 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Lalu USD naik ke 0,9949 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9899 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3012 dolar Kanada dari 1,2938 dolar Kanada.

Risalah yang dirilis pada sore hari menunjukkan bahwa bank sentral AS tetap yakin perlu memperketat kebijakan moneter untuk menjaga ekonomi tetap stabil. Para peserta umumnya mengantisipasi bahwa peningkatan bertahap lebih lanjut dalam kisaran target untuk suku bunga federal fund kemungkinan besar akan konsisten dengan ekspansi ekonomi.

"Termasuk kondisi pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi mendekati dua persen dalam jangka menengah," kata risalah.

"The Fed berkeinginan untuk melanjutkan menaikkan suku bunga, tetapi suku bunga fed fund sekarang memasuki wilayah yang tidak pasti di mana tidak dapat lagi dicirikan sebagai selalu akomodatif. Implikasinya adalah keputusan tingkat suku bunga mendatang akan didasarkan pada data yang masuk," kata Kepala Ekonom FTN Financial Chris Low.

Di bidang ekonomi, rumah yang baru dibangun yang dimiliki secara pribadi AS pada September berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1.201.000 unit, Departemen Perdagangan mengumumkan. Angka tersebut 5,3 persen di bawah perkiraan Agustus yang direvisi sebesar 1.268.000 unit, tetapi 3,7 persen di atas tingkat September 2017.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id