Harga Minyak Dunia Tertekan Akibat Kenaikan Jumlah Rig AS
Ilustrasi (AFP PHOTO/SCOTT HEPPELL)
New York: Harga minyak dunia menetap lebih rendah pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) di tengah meningkatnya jumlah rig pengeboran aktif di Amerika Serikat (AS). AS menambahkan lima rig minyak dalam seminggu sehingga jumlah total menjadi 825, menurut laporan mingguan yang dirilis perusahaan jasa ladang minyak Houston, Baker Hughes.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 28 April 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun USD0,09 untuk menetap di USD68,10 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun USD0,1 menjadi ditutup pada USD74,64 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,2 juta barel menjadi 429,7 juta minggu lalu, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya. Adapun analis mengharapkan kenaikan 1,1 juta barel.



Analis juga menunjukkan kemungkinan rebound harga minyak sejak kekhawatiran pasar atas pemulihan sanksi AS terhadap Iran, produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Amerika Serikat sampai 12 Mei memutuskan apakah akan menghentikan perjanjian nuklir dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi terhadapnya.

Sebelumnya, Administrasi Informasi Energi atau Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat (AS) dalam laporannya mengatakan persediaan minyak mentah Amerika Serikat AS meningkat pekan lalu yang berakhir pada 20 April. Selain itu, sektor penyulingan turun 328.000 barel per hari dari rata-rata minggu sebelumnya.

Menurut Laporan Status Minyak Mingguan, persediaan minyak mentah komersial AS, tidak termasuk yang ada di cadangan minyak strategis, dari pekan yang berakhir 20 April meningkat 2,2 juta barel dari minggu sebelumnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id