Harga Emas Berpotensi Lemah di Perdagangan Asia
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Harga emas berpotensi melanjutkan penurunan pada sesi perdagangan Asia enggan menguji level USD1.311 karena berkurangnya ketegangan di semenanjung Korea dan dolar AS yang semakin menguat.

"Rentang perdagangan potensial berada di USD1.311-USD1.320," ujar tim analis Monex Investindo Futures, dalam hasil risetnya, Selasa, 1 Mei 2018.

Adapun berlanjutnya penguatan dolar AS membuat harga emas kembali tertekan pada perdagangan Senin, emas ditutup turun 0,6 persen di level USD1.315,35 dengan harga saat penulisan di posisi USD1.314,98.

Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat, karena dolar AS sedikit lebih tinggi.

Melansir Xinhua, Selasa, 1 Mei 2018, harga kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD4,2 atau 0,32 persen menjadi USD1.319,2 per ons.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 9,6 sen atau 0,58 persen menjadi USD16,401 per ons, sedangkan platinum untuk Juli turun USD12 atau 1,31 persen menjadi USD904,4 per ons.

Indeks dolar AS, yang mengukur uang terhadap enam saingan, naik 0,24 persen menjadi 91,77. Emas dan dolar bergerak normal ke arah yang berlawanan, yang berarti jika dolar naik, emas berjangka akan turun.



(AHL)