Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Dolar AS Jatuh

Ekonomi dolar as
Angga Bratadharma • 16 November 2019 10:04
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) terdepresiasi terhadap mata uang saingan utamanya pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Pelemahan terjadi karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data yang lemah, yang memicu mata uang Paman Sam sulit kembali perkasa.
 
Mengutip Xinhua, Sabtu, 16 November 2019, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,17 persen menjadi 97,9999 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1052 dari USD1,1022 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2901 dari USD1,2876 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6815 dibandingkan dengan USD0,6784. Dolar AS membeli 108,81 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 108,39 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik hingga 0,9902 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9880 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3228 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3256 dolar Kanada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi data, produksi industri AS turun 0,8 persen pada Oktober setelah menurun 0,3 persen pada September, Federal Reserve melaporkan. Penurunan itu lebih curam dari ekspektasi Wall Street yang memperkirakan adanya pelemahan 0,5 persen.
 
Indeks manufaktur Empire State, metrik utama untuk mengukur pertumbuhan aktivitas bisnis di Negara Bagian New York, turun 1,1 poin menjadi 2,9 pada November, kata The New York Fed. Angka itu jauh dari perkiraan ekonom yang disurvei oleh Econoday.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor optimistis tentang kemajuan pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok. Ada harapan agar perang dagang yang sedang terjadi antara kedua negara tersebut bisa segera berhenti demi kepentingan bersama.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 222,93 poin atau 0,80 persen menjadi 28.004,89. Sementara S&P 500 naik 23,83 poin atau 0,77 persen menjadi 3.120,46. Indeks Nasdaq Composite naik sebanyak 61,81 poin atau 0,73 persen menjadi 8.540,83.
 
Tokoh perdagangan Caterpillar dan Boeing semuanya naik lebih dari satu persen pada penutupan pasar. Sebagian besar dari 30 saham unggulan di Dow diperdagangkan lebih tinggi dengan saham UnitedHealth Group dan Johnson & Johnson masing-masing naik 5,30 persen dan 3,04 persen, menjadi dua pemenang teratas.
 
Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi dengan sektor perawatan kesehatan naik 2,21 persen, memimpin kenaikan. Di depan data, Departemen Perdagangan AS melaporkan, penjualan ritel meningkat sebanyak 0,3 persen pada Oktober atau membalikkan penurunan 0,3 persen pada September.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif