Illustasi. Dok;AFP.
Illustasi. Dok;AFP.

Reli Saham, Broker Tiongkok Raih Pendapatan USD3 Miliar

Ekonomi tiongkok
10 Maret 2019 16:47
Beijing : Perusahaan pialang yang terdaftar di Tiongkok melaporkan kinerja mereka mengalami keuntungan besar ketika reli pasar saham meningkatkan margin keuntungan mereka.
 
Dikutip dari Xinhua, Minggu, 10 Maret 2018, setelah Chinalin Securities merilis data Februari Jumat malam, semua 35 perusahaan pialang yang diperdagangkan di bursa Shanghai atau Shenzhen menunjukkan kenaikan pendapatan dan kenaikan keuntungan.
 
Penghasilan gabungan broker di Tiongkok mencapai hampir 20 miliar yuan (sekitar USD3 miliar) bulan lalu, lebih dari tiga kali lipat dari tahun lalu. Total laba bersih naik enam kali lipat menjadi 9,38 miliar yuan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu Haitong Securities membukukan laba terbesar 934 juta yuan, diikuti oleh Guotai Junan Securities dengan 928 juta yuan dan CITIC Securities dengan 815 juta yuan.
 
Saham-saham di Tiongkok berubah bullish sejak awal tahun dan mengumpulkan momentum kenaikan yang lebih kuat di Februari, dengan rebound tajam dalam volume perdagangan harian dan kenaikan biaya komisi broker.
 
Benchmark Shanghai Composite Index naik 5,6 persen menjadi ditutup pada 2.961,28 pada 25 Februari, penutupan tertinggi sejak pertengahan Juni 2018. Namun belum tahu apakah reli ini akan berlangsung hingga akhir tahun.
 
Tiongkok telah menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pada angka 6-6,5 persen untuk 2019. Berbagai macam upaya siap dijalankan guna mencapai target dimaksud.
 
Tiongkok akan mempertahankan tingkat inflasi konsumen sekitar tiga persen dan menciptakan lebih dari 11 juta pekerjaan baru perkotaan. Tingkat pengangguran perkotaan yang disurvei diproyeksikan akan tetap sekitar 5,5 persen.
 
Sedangkan tingkat pengangguran perkotaan, menurut laporan yang akan disampaikan di sesi kedua Kongres Rakyat Nasional ke-13, badan legislatif nasional Tiongkok, tercatat 4,5 persen.
 
Ekonom Morgan Stanley Robin Xing sebelumnya mengatakan Tiongkok akan memiliki ruang yang lebih besar untuk penyesuaian countercyclical guna menstabilkan ekonomi. Hal itu karena ada faktor yang lebih menguntungkan di dalam dan luar negeri.
 
Adapun countercyclical adalah tambahan modal yang berfungsi sebagai penyangga untuk mengantisipasi kerugian apabila terjadi pertumbuhan kredit dan/atau pembiayaan perbankan yang berlebihan sehingga berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.
 
"Dari perspektif global bank sentral telah mulai mengambil sikap moneter yang lebih dovish, khususnya Federal Reserve AS menjadi lebih berhati-hati dan sabar tentang penaikan suku bunga acuan yang memberikan lebih banyak kelonggaran bagi kebijakan pasar negara berkembang termasuk Tiongkok," kata Xing.
 
Keadaan eksternal untuk perdagangan luar negeri Tiongkok diperkirakan akan membaik, lanjutnya, dan mata uang yuan Tiongkok telah terapresiasi terhadap sekeranjang mata uang seraya memperkirakan yuan akan melanjutkan tren kuat pada 2019 dan 2020.
 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif