Ilustrasi - - Foto: AFP/ MAHMUD HAMS
Ilustrasi - - Foto: AFP/ MAHMUD HAMS

Emas Dunia Kembali Berkilau

Ekonomi harga emas emas
Antara • 23 Februari 2019 10:55
Chicago: Harga emas dunia kembali menguat pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah turun tajam sehari sebelumnya. Kenaikan harga emas dunia ditopang oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) serta investor yang mencari perlindungan dari penurunan pasar keuangan.
 
Tercatat emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat 22 Februari 2019, karena dolar AS terpuruk. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik USD5,00 atau 0,38 persen, menjadi menetap di USD1.332,80 per ons.
 
Mengutip Xinhua pada Sabtu 23 Februari 2019, Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, juga turun 0,17 persen menjadi 96,47 pada pukul 18.30 GMT.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS. Artinya jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik. Hal ini dikarenakan harga emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
 
Dalam sesi sebelumnya, emas berjangka membukukan kerugian harian terbesar dalam enam bulan terakhir, yakni jatuh USD20,10 atau sebesar 1,49 persen, menjadi menetap di USD1.327,80 dolar per ons.
 
Analis mengaitkan penurunan tajam harga emas dengan risalah dari pertemuan kebijakan The Fed yang terdengar kurang dovish daripada perkiraan para investor.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 11,30 sen AS atau 0,72 persen, menjadi USD15.914 per ons. Platinum untuk pengiriman April bertambah USD19,60 atau 2,37 persen, menjadi ditutup pada USD845,90 per ons.
 
Harga emas pada perdagangan Jumat kemarin masih berlanjut melemah. Harga emas kontrak April di Bursa COMEX turun 0,05 persen ke posisi USD1.327,1/troy ounce, setelah amblas 1,49 persen.
 
Selama sepekan, harga emas sudah terkerek naik 0,16 persen secara point-to-point, sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia ini tercatat menguat 3,57 persen.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif