Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Josh Edelson)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Josh Edelson)

Trump: Pasar Saham Naik Usai Kesepakatan Perdagangan

Ekonomi ekonomi amerika ekonomi china tiongkok as-tiongkok Perang dagang
Angga Bratadharma • 05 Januari 2019 19:04
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa ada kesalahan yang terjadi di pasar saham pada bulan lalu atau di Desember 2018. Akan tetapi ekuitas harus pulih ketika AS menyelesaikan kesepakatan perdagangan dengan negara-negara seperti Tiongkok.

"Negara kami jauh lebih baik daripada negara lain di dunia. Kami menjadi pembicaraan dunia. Kami memiliki sedikit kesalahan di pasar saham bulan lalu, tetapi kami masih naik sekitar 30 persen sejak saya terpilih," kata Trump, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 5 Januari 2019.

S&P 500 turun lebih dari sembilan persen di Desember, terburuk sejak 1931. Menurut Howard Silverblatt, indeks S&P dan Dow Jones kehilangan sekitar USD2,9 triliun secara nilai pada bulan lalu. Kerugian itu juga mendorong indeks saham secara luas ke kinerja tahunan terburuk sejak 2008 -ketika jatuh lebih dari 38 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Ini akan naik setelah kita menyelesaikan masalah perdagangan dan beberapa hal lainnya yang telah terjadi. Masih harus menempuh jalan panjang," kata Trump. Ekuitas turun tajam pada Desember karena investor bergulat dengan ketakutan bahwa Federal Reserve mungkin membuat kesalahan kebijakan moneter, adanya kekhawatiran tentang kemungkinan perlambatan ekonomi, dan negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Tiongkok dan AS sepakat untuk melakukan gencatan senjata 90 hari pada 1 Desember untuk mencoba dan mencapai kesepakatan perdagangan permanen. Kedua negara telah mengenakan tarif barang bernilai miliaran dolar dari masing-masing. Sejauh ini, tetap ada harapan agar kesepakatan perdagangan bisa tercapai.

Sebelumnya, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pesan ucapan selamat yang menandai 40 tahun sejak pembentukan hubungan diplomatik bahwa sejarah menunjukkan kerja sama adalah pilihan terbaik bagi Tiongkok dan Amerika Serikat.

Dalam pesannya kepada Trump, Xi mengatakan, hubungan Tiongkok-AS telah mengalami pasang surut tetapi telah membuat kemajuan bersejarah selama empat dekade terakhir. Xi menambahkan ini telah membawa manfaat besar bagi kedua bangsa dan telah memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dunia, stabilitas dan kemakmuran.

"Sejarah telah membuktikan bahwa kerja sama adalah pilihan terbaik bagi kedua belah pihak," pungkas Xi.

 


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi