Yuan Tiongkok Tumbang jadi 6,8317 terhadap USD
Ilustrasi (AFP Photo/Frederic J Brown)
Beijing: Kurs tengah nilai tukar mata uang Tiongkok renminbi atau yuan melemah empat basis poin menjadi 6,8317 terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Kamis, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing Tiongkok. Sejauh ini, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih terus terjadi.

Mengutip Antara, Kamis, 9 Agustus 2018, di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Kurs tengah yuan terhadap USD didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank setiap hari kerja.

Sementara itu, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya turun 0,13 persen menjadi 95,061 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1618 dari USD1,1594 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2892 dari USD1,2935 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia naik menjadi USD0,7438 dibandingkan dengan USD0,7423. Lalu, USD dibeli 110,97 yen Jepang atau lebih rendah dari 111,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9929 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9956 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3010 dolar Kanada dari 1,3066 dolar Kanada.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 45,16 poin atau 0,18 persen menjadi berakhir di 25.583,75 poin. Indeks S&P 500 sedikit melemah 0,075 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup di 2.857,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 4,66 poin atau 0,06 persen menjadi 7.888,33 poin.

Kementerian Perdagangan Tiongkok pada Rabu waktu setempat mengumumkan pengenaan tarif 25 persen terhadap USD16 miliar barang-barang Amerika Serikat, termasuk mobil dan minyak mentah. Pengumuman itu muncul setelah Pemerintah Amerika Serikat merilis daftar final barang-barang Tiongkok senilai USD16 miliar yang akan dikenakan tarif lebih tinggi.


 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id