Pemerintah Bakal Kirim Tim Lobi Gugatan AS ke WTO
WTO. Dok:AFP.
Jakarta: Pemerintah akan mengirim tim untuk melobi gugatan Amerika Serikat (AS) yang dikirimkan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sebelumnya AS memenangkan gugatan pembatasan impor produk pertanian dan peternakan ke Indonesia yang mengakibatkan denda untuk Indonesia sebesar USD350 juta atau sekitar Rp5 triliun.

"Kalau sudah begini yang paling betul adalah tidak sekadar dengan surat. Kita kirim tim, persisnya di mana sih dia enggak sepakat," kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan, jika alasan yang dikemukakan oleh AS rasional dan bisa diterima maka pemerintah siap mengubah aturan yang ada. Apalagi pembatasan impor itu hanya diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan).

"Nanti tim kami di sini mengecek, apa sih keberatan mereka. Nanti kami lihat, masuk akal apa enggak. Kalau memang masuk akal ya kami ubah, ini peraturan menteri doang," jelas dia.

Sebenarnya, Darmin menceritakan sudah ada kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan sebelumnya antara Indonesia dengan AS. Namun minggu lalu duta besar Indonesia di Jenewa menerima surat tembusan dari WTO yang mengatakan bahwa Indonesia tidak memenuhi keinginan AS.

"Ini di Jenewa, yang duta besar kita di Jenewa dapat tembusannya. Itu mulai mengatakan bahwa Indonesia tidak memenuhi seperti yang mereka harapkan dalam beberapa bidang terutama pertanian, hortikultura, dan dalam hal akses mereka menjual mereka menjual produk-produknya, utamanya buah-buahan," pungkasnya.


 



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id