Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Emas Dunia Tertekan Keperkasaan Dolar AS

Ekonomi harga emas ekonomi dunia
Antara • 05 November 2019 07:38
New York: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange lebih rendah pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Pelemahan terjadi karena kenaikan ekuitas dan dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat telah mengurangi permintaan terhadap emas.
 
Mengutip Antara, Selasa, 5 November 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD0,3 atau 0,02 persen menjadi USD1.511,1 per ons. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,24 persen menjadi 97,47, sesaat sebelum penyelesaian transaksi emas.
 
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya. Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham meningkat, investor berhenti membeli aset safe haven.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 1,4 sen atau 0,08 persen menjadi USD18,066 per ons. Sementara platinum untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD15,3 atau 1,6 persen menjadi USD938,7 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena investor mencerna rilis ekonomi yang beragam. Di sisi lain, perang dagang yang berkecamuk masih terus memberikan beban tersendiri terhadap pergerakan pasar saham Paman Sam.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 114,75 poin atau 0,42 persen menjadi 27.462,11. Sedangkan S&P 500 menguat 11,36 poin atau 0,37 persen menjadi 3.078,27. Indeks Komposit Nasdaq naik 46,80 poin atau 0,56 persen ke 8.433,20.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar. Sektor energi naik 3,15 persen, memimpin para pemenang. Mayoritas dari 30 saham unggulan di Dow memperpanjang kenaikan di sekitar bel penutupan, dengan saham Chevron dan Walgreens Boots Alliance naik masing-masing hampir 4,61 persen dan 3,96 persen.
 
Saham 3M dan Intel yang sensitif terhadap perdagangan yang ditonton secara luas juga naik masing-masing lebih dari 2,83 persen dan sekitar 1,95 persen. Saham Under Armor merosot 18,92 persen, setelah merek pakaian atletik memangkas pedoman pendapatan setahun penuhnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif