Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Dolar AS Kehilangan Tenaga

Ekonomi dolar as
Antara • 27 November 2019 09:31
New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) sedikit lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para pedagang melihat perkembangan terakhir pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok untuk petunjuk dan pekan yang lebih pendek karena libur, membuat pergerakan mata uang diredam.
 
Mengutip Antara, Rabu, 27 November 2019, indeks USD, yang membandingkan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,08 persen pada 98,246. Terhadap yen, USD naik 0,12 persen. Mata uang AS telah melonjak ke level tertinggi dua minggu terhadap mata uang safe-haven Jepang di perdagangan Asia.
 
Secara keseluruhan, perdagangan mata uang melambat sebelum liburan Thanksgiving AS pada Kamis, dengan para pedagang memperkirakan kisaran perdagangan yang lebih ketat untuk mata uang utama, kata para analis. Sterling 0,26 persen lebih rendah pada 1,2864 dolar setelah jajak pendapat kedua menunjukkan kepemimpinan Partai Konservatif menyempit.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amerika Serikat dan Tiongkok hampir mencapai kesepakatan mengenai fase pertama dari kesepakatan perdagangan, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa waktu setempat, setelah perunding utama dari kedua negara berbicara melalui telepon dan setuju untuk terus bekerja pada masalah-masalah yang tersisa.
 
The Global Times, sebuah tabloid yang dijalankan oleh harian resmi Partai Komunis yang berkuasa, People's Daily, melaporkan Tiongkok dan AS bergerak lebih dekat untuk menyetujui pada kesepakatan perdagangan fase satu, bahkan ketika Washington dan Beijing belum menyepakati spesifik atau ukuran penurunan tarif pada barang-barang Tiongkok.
 
"Apakah ini memberi tahu kami sesuatu yang tidak kami ketahui enam, tujuh minggu yang lalu? Sulit untuk dikatakan. Tapi saya akan percaya ketika saya melihatnya," kata Neil Wilson, kepala analis pasar di Markets.com.
 
Amerika Serikat telah mengenakan tarif atas barang-barang Tiongkok dalam perselisihan selama 16 bulan atas praktik perdagangan yang menurut Pemerintah AS tidak adil. Tiongkok telah menanggapi dengan cara yang sama dengan tarifnya sendiri untuk barang-barang AS.
 
Jika kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan segera, tanggal penting berikutnya untuk dipantau adalah 15 Desember, ketika Washington dijadwalkan untuk mengenakan tarif bahkan lebih besar pada barang-barang Tiongkok.
 
Pada Selasa, data menunjukkan defisit perdagangan barang AS turun tajam pada Oktober karena ekspor dan impor menurun, menunjuk pada pengurangan berkelanjutan dalam aliran perdagangan yang telah dipersalahkan pada kebijakan "America First" Pemerintah Trump.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif