Tidak Ada yang Menang dari Perang Dagang Global
Ilustrasi (Foto: RBS)
Singapura: Ketua Dewan Pengawas Siemens Jim Hagemann Snabe menilai tidak ada yang akan muncul sebagai pemenang jika ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Tiongkok terus meningkat dan menjadi perang dagang global. Konflik perdagangan yang sedang terjadi diharapkan bisa segera mereda dengan dicapainya kata sepakat.

"Dengan pertumbuhan rata-rata yang kuat di seluruh dunia, dasar-dasar bisnis tetap cukup bagus tetapi ketegangan perdagangan menjadi perhatian. Sangat memprihatinkan untuk melihat bahwa ketegangan tumbuh," kata Jim Hagemann Snabe, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 15 September 2018.

Menurutnya saat ini perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian global. Namun demikian, sengketa perdagangan yang berkepanjangan tidak ditampik bisa memberikan efek negatif terhadap perdagangan dunia dan nantinya perekonomian global secara keseluruhan.

"Saat ini, mereka tidak memiliki dampak yang signifikan. Mereka sudah sangat ditargetkan dalam kategori tertentu. Tapi tentu saja, jika ini terus berlanjut, menurut pendapat saya, berdampak negatif pada pertumbuhan dan, dengan itu, bisa memiliki efek riak pada ekonomi khususnya di negara-negara berkembang," tuturnya.

Para pejabat Amerika Serikat dilaporkan ingin mengadakan kembali putaran pembicaraan perdagangan tingkat tinggi dengan rekan-rekan Tiongkok sebelum putaran tarif berikutnya diberlakukan. AS sedang mempertimbangkan tarif sebesar USD200 miliar untuk barang-barang Tiongkok yang periode komentar publik berakhir awal bulan ini.

Dua ekonomi terbesar di dunia telah menerapkan tarif hingga USD50 miliar atas barang satu sama lain. Sementara dampak dari tarif yang ada telah cukup terbatas, Snabe mengatakan,  eskalasi pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi global. Banyak di komunitas bisnis telah menyatakan kekhawatiran yang sama, terutama di sektor teknologi terkait sengketa ini.

"Pengalaman yang kami lihat dari krisis keuangan 10 tahun lalu adalah bahwa ekonomi global sangat terhubung. Jadi, kamu tidak bisa menjaga ini sebagai percakapan bilateral antara dua negara. Ini memiliki efek pada seluruh rantai nilai dan, dengan itu, itu akan memiliki efek di mana-mana," pungkasnya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id