Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)

Pasar Saham AS Berpeluang Ambruk 20% di 2019

Ekonomi wall street ekonomi amerika
Angga Bratadharma • 29 Desember 2018 12:02
New York: Pasar saham Amerika Serikat (AS) yang telah terpukul cukup keras pada bulan ini bisa jatuh lebih dalam hingga 20 persen pada 2019. Kondisi itu terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi AS akibat terus naiknya suku bunga acuan dan ketidakjelasan kesepakatan dagang dengan Tiongkok.
 
Kepala Strategi Penasihat Investasi Bubba Trading Todd Horwitz meramalkan bahwa tahun depan akan menjadi tahun yang sangat kasar. Untuk 2018, indeks utama di Amerika Serikat seperti Nasdaq dan S&P 500 sejauh ini telah jatuh lebih banyak lagi dari 10 persen.
 
"Saya pikir kita akan memasuki resesi dan saya pikir tahun depan akan menjadi tahun yang sangat sulit bagi pasar dan saya bisa melihat (penurunan pasar saham AS) 10, 15 hingga 20 persen, termasuk adanya aksi jual," kata Horwitz, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 29 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya pikir kita memasuki masa yang sangat sulit karena semua hal ini terjadi dan karena ekonomi yang melemah," tambahnya.
 
Salah satu masalah besar, lanjutnya, adalah utang. Total utang perusahaan di Amerika Serikat telah membengkak hingga hampir USD9,1 triliun di pertengahan 2018, menurut data Asosiasi Industri Sekuritas dan Pasar Keuangan.
 
"Terlalu banyak utang di negara ini. Memungkinkan bagi bank untuk terus mengakumulasi utang besar mereka dan tidak ada yang menyadari bahwa bank telah memberikan pinjaman kepada semua pemberi pinjaman seperti peer-to-peer dan beberapa lembaga pinjaman yang lebih kecil ini," tukasnya.
 
Selain itu, persoalan lainnya adalah ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan beberapa bagian dari pemerintah akan tetap tutup selama Demokrat menolak untuk membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko. Hal itu menghilangkan harapan adanya keajaiban Natal bahwa beberapa departemen bisa dibuka kembali.
 
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda kapan pemerintah akan dibuka. Saya dapat memberi tahu Anda bahwa itu tidak akan terbuka sampai kita memiliki tembok atau pagar," pungkas Trump.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif