Ilustrasi (Michal Cizek/AFP)
Ilustrasi (Michal Cizek/AFP)

Harga Emas Berjangka Melonjak

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
23 April 2019 07:44
Chicago: Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan terjadi lantaran didukung kurs dolar Amerika Serikat (USD) yang melemah.
 
Mengutip Antara, Selasa, 23 April 2019, emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD1,60 atau 0,13 persen menjadi USD1.277,60 per ons. Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran juga mendukung daya tarik untuk emas sebagai salah satu aset safe haven, kata analis pasar.
 
Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melemah 0,1 persen menjadi 97,28 pada pukul 17.18 GMT, tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Jika USD turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
 
Presiden Donald Trump telah memutuskan untuk tidak menerbitkan kembali keringanan sanksi-sanksi yang memungkinkan importir besar untuk terus membeli minyak dari Iran ketika mereka berakhir pada awal Mei, Gedung Putih mengatakan.
 
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga mengancam akan memberlakukan kembali sanksi-sanksi terhadap semua negara yang mengimpor minyak dari Iran mulai 2 Mei. Langkah baru Washington telah meningkatkan kekhawatiran tentang harga minyak yang lebih tinggi.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik dua sen AS atau 0,13 persen menjadi USD14,975 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli turun USD1,5 atau 0,17 persen menjadi USD902,20 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 48,49 poin atau 0,18 persen menjadi 26.511,05 poin. Indeks S&P 500 naik 2,94 poin atau 0,10 persen menjadi 2.907,97 poin. Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 17,21 poin atau 0,22 persen menjadi 8.015,27 poin.
 
Investor sedang menunggu beberapa perusahaan terbesar S&P 500, termasuk Boeing Co, Amazon.com Inc, dan Facebook Inc yang akan melaporkan hasil kuartal pertama minggu ini. Laporan tambahan dapat meredakan kekhawatiran investor akan resesi laba-laba perusahaan.
 
Volume perdagangan -yang merupakan level terendah pada 2019- juga diperlemah oleh kenyataan bahwa beberapa investor masih berlibur setelah libur pasar AS pada Jumat 19 April dan karena pasar ditutup di beberapa bagian Eropa dan Asia pada Senin 22 April.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif