Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

AS Upayakan Pasar Minyak Global Dipasok dengan Baik

Ekonomi minyak mentah ekonomi amerika
30 April 2019 11:00
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat (AS) akan berusaha menstabilkan pasar minyak global. Langkah itu dilakukan setelah Washington memutuskan untuk tidak memberikan keringanan sanksi terkait pembelian minyak Iran.
 
"Kami yakin kami dapat memastikan pasar dipasok secara memadai. Kami terus bekerja untuk itu. Amerika Serikat akan bekerja sama dengan pemasok alternatif lain di dalam dan luar negeri dalam masalah ini," katanya, kepada hadirin dalam sebuah acara yang digelar oleh gerai berita The Hill, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 30 April 2019,
 
Pemerintah Trump mengumumkan pada 22 April bahwa sanksi-sanksi AS akan diterapkan kembali pada semua negara yang mengimpor minyak Iran mulai 2 Mei, yang menyebabkan turbulensi di pasar minyak global. Trump juga mendesak Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan pemasok minyak utama Arab Saudi, untuk menurunkan harga minyak.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Harga bensin turun. Saya menelepon OPEC, saya bilang Anda harus menurunkannya. Anda harus menurunkannya," kata Trump kepada wartawan dalam perjalanan ke sebuah acara di Indianapolis, menurut media setempat. Para analis mencatat bahwa upaya Trump sebelumnya untuk menekan harga bensin turun telah diikuti oleh harga tinggi baru.
 
Washington pada November tahun lalu membatalkan kembali sanksi-sanksi terhadap industri-industri perbankan, energi dan pengiriman (pengapalan) Teheran sambil memberikan keringanan 180 hari kepada delapan pembeli minyak utama Iran untuk menstabilkan pasar energi global.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 11,06 poin atau 0,04 persen, menjadi ditutup di 26.554,39 poin. Indeks S&P 500 bertambah 3,15 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 2.943,03 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat 15,46 poin atau 0,19 persen, menjadi 8.161,85 poin.
 
Dari 11 sektor utama S&P 500, sektor keuangan dan komunikasi berkinerja paling baik sementara real estat dan utilitas berkinerja buruk. Sekitar 150 perusahaan S&P 500 dijadwalkan akan melaporkan hasil kuartalan mereka minggu ini, termasuk raksasa teknologi Amerika Serikat Apple dan Qualcomm.
 
Induk perusahaan Google, Alphabet akan melaporkan hasil laba setelah penutupan perdagangan Senin 29 April. Saham Alphabet turun lebih dari enam persen dalam perdagangan afterhours (setelah penutupan perdagangan reguler), tidak lama setelah perusahaan memberikan pendapatan kuartalan yang mengecewakan.
 
Dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil kuartalan sejauh ini, sekitar 77,5 persen telah melampaui ekspektasi para analis, menurut data dari FactSet.
Di sisi ekonomi, pendapatan pribadi AS naik 0,1 persen pada Maret, menyusul kenaikan 0,2 persen pada Februari, menurut perkiraan yang dirilis oleh Biro Analisis Ekonomi.
 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif