Emas Berpeluang Menguat di Perdagangan Asia

Ade Hapsari Lestarini 30 Mei 2018 10:31 WIB
harga emas
Emas Berpeluang Menguat di Perdagangan Asia
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Harga emas berpeluang menguat di sesi perdagangan Asia kendati pada perdagangan lokal terpantau melemah tipis.

"Penguatan harga emas berpeluang berlanjut di sesi Asia mengincar resisten USD1.306 per ons," tutur hasil riset tim analis Monex Investindo Futures, Rabu, 30 Mei 2018.

Menurut analisa tersebut, hal ini ditopang oleh permintaan aset safe haven di tengah gejolak politik Italia. Adapun rentang harga emas berpotensial di level USD1.299-USD1.306 per ons.

Harga emas sebelumnya berakhir menguat 0,1 persen di level USD1.299 per ons pada Selasa waktu setempat seiring jatuhnya pasar ekuitas yang disebabkan gejolak politik di Italia. Harga saat penulisan USD1.302,46.


Sumber: Monex Investindo Futures

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun sedikit pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), tertekan dolar Amerika Serikat yang menguat. Sejumlah sentimen positif telah memberikan efek positif terhadap menguatnya USD dan memberi efek terhadap investasi seperti emas.

Mengutip Antara, Rabu, 30 Mei 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun USD4,7 atau 0,36 persen menjadi ditutup di USD1.299,00 per ons. Indeks USD, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama saingannya, menguat 0,6 persen menjadi 94.708 pada pukul 19.30 GMT.

Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.



(AHL)