Harga Minyak yang Tinggi Ancam Masa Depan Sektor Keuangan
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Harga minyak dunia yang lebih tinggi tahun ini telah mengurangi kebutuhan eksportir energi di Timur Tengah untuk mengumpulkan dana melalui pasar obligasi syariah. Kondisi ini mengancam pertumbuhan sektor keuangan yang khusus telah berjuang untuk mendapatkan daya tarik lebih luas.

Mengutip CNBC, Sabtu, 21 Juli 2018, harga minyak tetap di atas USD60 per barel sepanjang tahun ini. Kondisi tersebut diperkirakan terus berlanjut di mana S&P Global Ratings telah merevisi naik perkiraannya untuk harga minyak ke rata-rata USD65 per barel tahun ini dibandingkan dengan USD55 per barel yang diproyeksikan sebelumnya.

Karena komoditas utama naik lebih tinggi dalam harga, penerbitan global obligasi syariah turun 15,3 persen dari tahun ke tahun menjadi USD44,2 miliar dalam enam bulan pertama tahun ini, menurut S&P. S&P memperkirakan pada 2018 total volume penerbitan berakhir di posisi USD70 miliar hingga USD80 miliar.



Obligasi syariah, juga disebut sukuk, adalah instrumen utang yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Syariah adalah hukum Islam yang melarang mendapatkan bunga atas pinjaman dan melarang kegiatan pendanaan yang melibatkan alkohol, babi, pornografi, atau perjudian.

Negara-negara pengekspor minyak Arab termasuk di antara penerbit sukuk terbesar tahun lalu. Arab Saudi, menerbitkan sukuk negara senilai USD9 miliar yang merupakan obligasi syariah terbesar yang pernah ada. Tapi harga minyak yang lebih tinggi telah mengakibatkan penurunan kebutuhan pembiayaan di beberapa negara.

Dewan Kerja Sama Teluk terdiri dari enam negara Arab yakni Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Negara-negara itu dipaksa untuk mendiversifikasi sumber pendapatan mereka ketika harga minyak merosot dan bertahan di posisi terendah multitahun dari 2015 hingga 2017.

Selain harga minyak yang lebih tinggi saat ini, disiplin fiskal yang lebih baik dari negara-negara sekarang yakni dari pemotongan pengeluaran dan subsidi ketika pendapatan minyak turun telah memberi mereka lebih sedikit alasan untuk meniru kesepakatan sukuk besar tahun lalu.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id