Wall Street Berakhir Bervariasi
Ilustrasi (Jin Lee/Bloomberg)
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir bervariasi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) setelah sesi perdagangan sebelumnya yang lemah karena saham energi naik. Di sisi lain, investor juga sedang mencerna sekumpulan rilis pendapatan perusahaan dan data ekonomi.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 23 Juni 2018, indeks Dow Jones Industrial Average naik 119,19 poin atau 0,49 persen menjadi 24.580,89. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 5,13 poin atau 0,19 persen menjadi 2.754,88. Indeks Nasdaq Composite turun 20,13 poin, atau 0,26 persen, menjadi 7.692,82. Keuntungan Dow didukung oleh kemajuan Chevron dan Exxon Mobil.

Saham kedua perusahaan melonjak lebih dari dua persen pada penutupan pasar. Indeks saham unggulan berhasil mengakhiri penurunan beruntun delapan hari, terlama sejak Maret 2017. Sedangkan S&P 500 diperdagangkan pada catatan optimistis dengan sektor energi dan material di antara para pemain terbaik. Nasdaq Composite tertekan karena saham teknologi jatuh.



Saham pengecer mobil bekas AS, CarMax, melonjak 12,86 persen pada Jumat setelah perusahaan melaporkan laba kuartalannya yang lebih baik dari perkiraan, dan saham Red Hat turun lebih dari 14 persen setelah perusahaan piranti lunak itu melaporkan pandangan kuartalan yang lebih rendah dari perkiraan Kamis malam.

Di sisi ekonomi, manufaktur AS PMI terdaftar di 54,6 pada Juni atau harus turun dibandingkan dengan posisi 56,4 pada Mei. Sementara layanan PMI berada di 56,5, sedikit turun dari 56,8 pada Mei, menurut statistik terbaru dari penyedia data Markit.

Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir sedikit lebih tinggi pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) karena dolar Amerika Serikat (US) melemah. Sejumlah sentimen yang ada di pasar keuangan biasanya memberikan efek tersendiri terhadap pergerakan instrumen seperti emas.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id