Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok (FOTO: AFP)
Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok (FOTO: AFP)

Bank Sentral Tiongkok Memperkenalkan Kebijakan Moneter Baru

Ekonomi ekonomi china tiongkok
Angga Bratadharma • 22 Desember 2018 19:03
Beijing: Bank sentral Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC) memperkenalkan fasilitas pinjaman jenis baru untuk mendorong pinjaman bagi usaha kecil dan swasta. Kebijakan moneter ini diharapkan memberi stimulus positif untuk usaha kecil dan swasta kian menggeliat di masa mendatang.

People's Bank of China sekarang terbuka untuk aplikasi dari bank yang memenuhi syarat untuk penggunaan alat baru yang disebut fasilitas pinjaman jangka menengah yang ditargetkan atau Targeted Medium-term Lending Facility (TMLF). Hal itu untuk mendapatkan dana jangka panjang dan stabil guna mendukung bisnis mereka.

"(Akses TMLF) di lembaga keuangan akan bergantung pada pertumbuhan pinjaman mereka untuk usaha kecil dan mikro serta bisnis swasta," kata PBOC, seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu, 22 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Bank-bank komersial besar yang sangat bergantung pada ekonomi riil dan memenuhi persyaratan pruden secara makro dapat mengajukan permohonan TMLF, yang memiliki jatuh tempo maksimum tiga tahun dan suku bunga tahunan 3,15 persen, atau 15 basis poin lebih rendah dari fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) yang sudah ada. Bank sentral menggunakan alat moneter seperti MLF untuk mengelola likuiditas jangka pendek dan menengah dalam sistem perbankan ekonomi terbesar kedua di dunia. Selain itu, PBOC juga mengumumkan peningkatan kuota relokasi dan diskon ulang 100 miliar yuan lainnya (sekitar USD14,5 miliar).

Kebijakan itu dengan mengutip efektivitas ekspansi sebelumnya dalam meningkatkan pembiayaan usaha kecil dan mikro serta bisnis swasta. Angka tersebut telah meningkatkan kuota dengan total 300 miliar yuan dengan dua kenaikan pada Juni dan Oktober tahun ini.

"Tiongkok akan terus mempertahankan kebijakan moneter yang pruden dan netral, meningkatkan penyesuaian counter-cyclical, dan memastikan likuiditas yang wajar dan cukup dalam sistem perbankan," pungkas PBOC.

 


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi