Wall Street Masih Bervariasi
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena kekhawatiran kenaikan suku bunga acuan AS meredam sentimen investor. Sejauh ini, Federal Reserve tetap dengan pendiriannya untuk tetap menaikkan suku bunga di masa-masa mendatang.

Mengutip Antara, Rabu, 10 Oktober 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 56,21 poin atau 0,21 persen menjadi berakhir di 26.430,57 poin, dan Indeks S&P 500 turun 4,09 poin atau 0,14 persen, menjadi ditutup di 2.880,34 poin. Sedangkan, Indeks Komposit Nasdaq meningkat 2,07 poin atau 0,03 persen, menjadi berakhir di 7.738,02 poin.

Patokan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun naik menjadi 3,26 persen pada awal perdagangan Selasa 9 Oktober, level tertinggi sejak 2011, sebelum tergelincir menjadi sekitar 3,20 persen. Investor telah bergulat dengan suku bunga yang lebih tinggi, setelah serangkaian data ekonomi yang kuat keluar pekan lalu.

Tingkat pengangguran menurun menjadi 3,7 persen pada September, dan total lapangan kerja non-pertanian meningkat sebesar 134 ribu pekerjaan, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan. Pada September, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada penggajian non-pertanian swasta meningkat 8 sen AS menjadi USD27,24.



Ketua the Fed Jerome Powell pekan lalu mengatakan bahwa bank sentral AS memiliki jalan panjang untuk pergi sebelum suku bunga mencapai netral, menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut bisa terjadi dalam waktu dekat.

Data yang kuat dan komentar dari pejabat The Fed dapat menjadi bullish untuk ekuitas, tetapi itu datang dengan efek samping memiliki kekhawatiran pada inflasi yang lebih banyak dan kenaikan suku bunga, yang pada gilirannya akan menjadi negatif untuk ekuitas, para ahli mencatat.

Kenaikan imbal hasil obligasi baru-baru ini datang ketika para investor bersiap untuk musim laba mendatang, dengan JP Morgan Chase, Citigroup, dan Wells Fargo dijadwalkan akan melaporkan hasil kinerja keuangannya akhir pekan ini.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id