Ilustrasi. Foto : AFP : GREG BAKER.
Ilustrasi. Foto : AFP : GREG BAKER.

Tiongkok Semakin Ramah terhadap Investor Asing

Ekonomi investasi asing
Nia Deviyana • 30 Oktober 2019 18:19
Jakarta: Tiongkok akan mengeluarkan pedoman dalam menggunakan investasi asing dengan lebih baik. Negeri Tirai Bambu itu akan fokus melindungi perusahaan-perusahaan asing.
 
Pedoman yang diadopsi dari pertemuan eksekutif Dewan Negara pada 16 Oktober lalu ini mengedepankan 20 kebijakan dalam empat aspek untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih adil dan transparan.
 
Wakil Menteri Perdagangan dan Perwakilan Perdagangan Internasional Tiongkok Wang Shouwen mengatakan, sebagai permulaan, Tiongkok akan terus mengurangi daftar negatif untuk akses investasi asing di zona perdagangan bebas nasional dan percontohan, dan secara komprehensif menghilangkan pembatasan yang tidak ada dalam daftar negatif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tiongkok akan mempercepat pembukaan sektor keuangan dan mengoptimalkan kebijakan investasi asing untuk mobil, kata Wang seperti dilansir dari Xinhua, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Kedua, dalam mempromosikan investasi, Tiongkok akan mengoptimalkan layanan inovasi ilmiah dan teknologi bagi perusahaan yang didanai investasi asing dan meningkatkan pembangunan zona perdagangan bebas.
 
Ketiga, dalam memperdalam reformasi untuk memfasilitasi investasi, Tiongkok akan menurunkan biaya penggunaan modal lintas-batas, memudahkan orang asing untuk bekerja di Tiongkok, serta mengoptimalkan proses persetujuan untuk penggunaan tanah untuk proyek-proyek yang didanai asing.
 
Keempat, dalam melindungi hak dan kepentingan investor asing, Tiongkok akan sepenuhnya menerapkan undang-undang investasi asing, serta membangun dan meningkatkan institusi untuk menerima pengaduan.
 
"Negara ini juga akan memperkuat standardisasi implementasi kebijakan peraturan dan membuat perumusan dokumen peraturan lebih transparan," imbuh Wang.
 
Tak hanya itu, Tiongkok juga akan memberikan perlindungan yudisial atas hak kekayaan intelektual (HKI), meningkatkan mekanisme perlindungan HKI, mendukung perusahaan domestik dan asing dalam standardisasi yang adil, dan memastikan partisipasi perusahaan domestik maupun asing yang setara.
 
Pedoman tersebut menegaskan bahwa pemerintah dan departemen lokal juga tidak boleh mendiskriminasi perusahaan yang didanai asing seperti tidak akan membatasi bentuk kepemilikan, bentuk organisasi, hingga proporsi ekuitas investor.
 
"Jika perusahaan yang didanai asing tidak diperlakukan sama, mereka dapat mengajukan keluhan kepada lembaga yang diberikan kuasa, dan jika pihak tersebut gagal memberikan jawaban dalam batas waktu, atau jika investor tidak puas dengan jawaban tersebut, investor dapat mengajukan keluhan kembali di departemen keuangan," kata pejabat di Kementerian Keuangan, Wang Shaoshuang.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif