Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Tiga Indeks Utama Wall Street Terbebani Saham Blue Chip

Ekonomi wall street
Ade Hapsari Lestarini • 09 Juli 2019 08:09
New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin waktu setempat. Tiga indeks utama terbebani oleh kerugian beberapa saham blue chip, dan laporan pekerjaan terbaru yang kuat menahan ekspektasi untuk potensi penurunan suku bunga oleh Federal AS.
 
Melansir Xinhua, Selasa, 9 Juli 2019, indeksDow Jones Industrial Average turun 115,98 poin atau 0,43 persen menjadi 26.806,14. Indeks S&P 500 turun 14,46 poin atau 0,48 persen menjadi 2.975,95. Indeks Komposit Nasdaq turun 63,41 poin atau 0,78 persen menjadi 8.098,38.
 
Saham Boeing turun lebih dari 1,33 persen setelah maskapai hemat Arab Saudi Flyadeal mengatakan akan membatalkan pesanannya untuk pesawat Boeing 737 Max yang diterbangkan Boeing senilai USD5,9 miliar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham Apple turun hampir 2,1 persen, karena perusahaan pialang AS Rosenblatt Securities menurunkan peringkat saham perusahaan untuk menjual dari yang netral, mengutip kemunduran dari sahamnya karena penjualan iPhone yang suram dan melambatnya pertumbuhan produk-produk Apple lainnya.
 
Sejumlah saham blue chip di Dow memperpanjang kerugian di sekitar bel penutupan, dengan saham raksasa farmasi AS, Merck & Co dan mitranya, Pfizer, turun masing-masing 1,82 persen dan lebih dari 1,41 persen, di antara yang berkinerja terburuk.
 
Enam dari 11 sektor S&P 500 utama diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor layanan komunikasi turun lebih dari 0,8 persen, memimpin penghambat. Laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan Jumat lalu telah meredupkan harapan untuk pelonggaran kebijakan sesaat oleh bank sentral AS.
 
Namun Wall Street masih secara luas mengharapkan Fed untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan pada 30-31 Juli. Pengusaha A.S. menambahkan 224 ribu pekerjaan pada Juni, dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 3,7 persen, lapor Biro Statistik Tenaga Kerja AS.
 
Angka itu jauh lebih tinggi dari angka revisi Mei yang lebih rendah, dan lebih tinggi dari perkiraan pasar.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif