Emas Berjangka Naik Tipis Ditopang Pelemahan USD
Ilustrasi (AFP/DEUTCHEBUNDESBANK)
Chicago: Perdagangan emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup sedikit lebih tinggi pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Kondisi itu terjadi ditopang oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) yang memberikan dukungan jangka pendek terhadap logam mulia, yang diperdagangkan dekat terendah tahun ini.

Mengutip Antara, Rabu, 8 Agustus 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik sebanyak USD0,6 atau 0,05 persen menjadi ditutup pada USD1.218,3 per ons. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,12 persen menjadi 95,26 pada pukul 19.45 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 2,5 sen atau 0,16 persen menjadi menetap di USD15,373 per ons. Platinum untuk penyerahan Oktober bertambah sebanyak USD5,1 atau 0,62 persen menjadi ditutup pada USD831,4 per ons.

Sehari sebelumnya, pada penutupan Senin waktu setempat (Selasa WIB), harga emas jatuh USD5,5 atau 0,45 persen menjadi ditutup pada USD1.217,7 per ons. Penguatan USD membebani logam mulia yang berada di dekat posisi terendah tahun ini, setelah AS menerapkan kembali sanksi-sanksinya terhadap Iran.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id