Harga Minyak Sawit Malaysia Capai Titik Terendah
Ilustrasi, (FOTO: MI/Farhan)
Jakarta: Harga minyak sawit berjangka Malaysia mencapai titik terendahnya pada perdagangan Rabu selama hampir dua bulan ini. Penurunan ini salah satunya disebabkan oleh penurunan minyak nabati, di samping para pedagang yang berharap stok lebih tinggi di negara-negara produsen.

Hasil analisa tim Monex Investindo Futures, Kamis, 20 September 2018, patokan minyak sawit kontrak untuk pengiriman Desember di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1,8 persen pada 2.158 ringgit (USD520,83) per ton pada penutupan perdagangan untuk kerugian hari ketiga berturut-turut.

"Sentimen pasar melemah karena penurunan sawit luar negeri dan juga antisipasi kenaikan dalam saham," kata seorang pedagang berjangka Futures yang berbasis di Kuala Lumpur, mengacu pada minyak nabati lainnya di Dewan Perdagangan Chicago AS dan Pertukaran Komoditas Dalian.

Stok minyak sawit akhir di Malaysia naik ke tertinggi tujuh bulan pada Agustus karena tingkat produksi meningkat dan ekspor turun, data regulator industri menunjukkan pekan lalu.

Pedagang lain menambahkan bahwa sentimen pasar juga dipengaruhi oleh masalah "Tiongkok-AS.", Yang merujuk pada perselisihan perdagangan yang mendalam antara kedua negara. Sementara itu, kontrak minyak kedelai Januari di Dalian Commodity Exchange turun 1,2 persen dan kontrak minyak sawit Dalian Januari turun 1,7 persen.

Harga minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan minyak nabati lainnya yang bersaing di pasar minyak nabati global.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id