Arab Saudi Siap Respons Pelemahan Permintaan Minyak
Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih (AFP/KARIM SAHIB)
Turaif: Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan Arab Saudi akan merespons dengan tepat untuk mendinginkan kecemasan pasar global menyusul prediksi melemahnya permintaan minyak pada Januari 2019. Hal itu dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas pasar minyak dunia, termasuk harga minyak di pasaran.

Produksi minyak mentah eksportir minyak terbesar dunia itu pada November berada di atas tingkat Oktober. Falih menambahkan tidak ada yang tertarik untuk menciptakan kelebihan pasokan. Adapun menjaga stabilitas pasar minyak dunia lebih penting agar harga tidak terjun bebas kembali.

"Keringanan terhadap sanksi-sanksi Iran seperti yang Anda tahu. Permintaan di Januari untuk Arab Saudi akan lebih rendah," kata Falih, mengacu pada penawaran Amerika Serikat terhadap Iran untuk menjaga lebih banyak minyak mentah Iran di pasar, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 23 November 2018.

Komentarnya datang satu hari setelah Presiden AS Donald Trump meminta Arab Saudi untuk membantu menurunkan harga minyak. Falih mengatakan kebijakan kerajaan belum berubah dan akan bekerja menuju pasar yang seimbang. Ia menegaskan Arab Saudi tidak akan menjual minyak yang tidak dibutuhkan pelanggan.

"Kami tidak akan membuat pasar menjadi gelisah seperti yang terjadi pada Mei atau Juni, tetapi pada saat yang sama kami memperjelas bahwa tidak ada kepentingan siapa pun untuk menciptakan kelebihan seperti yang kami lihat beberapa tahun lalu," tuturnya.

Arab Saudi sedang membahas proposal untuk memangkas produksi minyak sebanyak 1,4 juta barel per hari oleh OPEC dan sekutu-sekutunya. Adapun Falih berharap undang-undang pertambangan baru Saudi akan berlaku pada paruh pertama di 2019, yang diharapkan akan meningkatkan penambangan dan eksplorasi.

"Keinginan setiap orang ada dalam pikiran kami, dan kami melakukannya dengan sangat hati-hati serta kami melakukannya dengan tanggung jawab, dengan keseimbangan," pungkasnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id