Wall Street Bervariasi di Tengah Kekhawatiran Perdagangan
Ilustrasi (AFP PHOTO/Bryan R. Smith)
New York: Saham-saham di Wall Street  bervariasi pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena para investor terus mengawasi perkembangan terbaru dari ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra-mitra dagang utamanya.

Mengutip Antara, Selasa, 25 September 2018, indeks Dow Jones Industrial Average turun 181,45 poin atau 0,68 persen menjadi ditutup di 26.562,05 poin. Indeks S&P 500 turun 10,30 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 2.919,37 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 6,29 poin atau 0,08 persen lebih tinggi, menjadi 7.993,25 poin.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan-perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, keduanya menurun lebih dari satu persen, pada penutupan perdagangan. Sedangkan ExxonMobil dan Apple termasuk di antara yang berkinerja terbaik dalam komponen Dow. Saham kedua perusahaan tersebut, masing-masing maju 1,68 persen dan 1,44 persen.

Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama dalam S&P 500 diperdagangkan lebih rendah, dengan sektor real estat dan konsumen memimpin penurunan. Sementara sektor teknologi ditutup 0,3 persen lebih tinggi, yang mendukung Nasdaq.



Sentimen pasar terpukul oleh kekhawatiran bahwa eskalasi friksi perdagangan antara Washington dan mitra-mitra dagang utamanya mungkin memiliki dampak negatif pada ekonomi global, para ahli mencatat. Pada data ekonomi, Indeks Kegiatan Nasional Fed Chicago (CFNAI) tidak berubah di +0,18 pada Agustus dari tingkat Juli, Federal Reserve Bank Chicago mengumumkan.

CFNAI adalah rata-rata tertimbang 85 indikator bulanan yang ada dari kegiatan ekonomi nasional. Angka indeks positif menunjukkan  pertumbuhan di atas tren dan angka indeks negatif menunjukkan pertumbuhan di bawah tren.

Sementara itu, aktivitas pabrik di Texas terus meningkat pada September, menurut para eksekutif perusahaan yang menanggapi Survei Survei Prospek Manufaktur Texas. Indeks produksi, ukuran kunci kondisi-kondisi manufaktur negara bagian, merosot enam poin menjadi 23,3, menunjukkan pertumbuhan produksi berlanjut tetapi pada laju yang lebih lambat dari bulan lalu.   

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id