Kritik Trump atas The Fed Lemahkan Gerak USD
Ilustrasi (FOTO: AFP)
New York: Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Hal itu terjadi di tengah kritik Presiden AS Donald Trump tentang pengetatan moneter dengan menaikkan suku bunga acuan yang diterapkan Federal Reserve.

Mengutip Antara, Sabtu, 21 Juli 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1725 dari USD1,1644 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3135 dari USD1,3015 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7425 dari USD0,7358.

Sementara itu, USD dibeli 111,55 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 112,47 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9926 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9990 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3127 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3252 dolar Kanada.



Trump mengatakan kepada CNBC bahwa dia tidak senang bank sentral AS menaikkan suku bunga karena ekonomi membaik. Dia mengulangi sudut pandangnya pada Jumat melalui akun Twitter bahwa the Fed merusak kemajuan ekonomi negara yang telah dilihat selama masa kepresidenannya.

Sementara itu, komentar terbaru dari Ketua Fed Jerome Powell telah mengisyaratkan bahwa pihaknya akan terus menaikkan suku bunga tahun ini. Powell mengatakan pada Rabu 18 Juli bahwa ekonomi AS berada di titik puncak beberapa tahun di mana pasar kerja tetap kuat dan inflasi tetap di sekitar target the Fed dua persen.

Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun sebanyak 0,70 persen menjadi 94,441 pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id