Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Emas Dunia Pamer Kemilau

Ekonomi harga emas emas ekonomi dunia
27 Oktober 2018 09:01
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) jatuh lagi dan dolar Amerika Serikat (USD) melemah. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD3,40 atau 0,28 persen menjadi ditutup pada USD1.235,80 per ons.
 
Mengutip Antara, Sabtu, 27 Oktober 2018, pasar saham AS mengalami minggu yang volatil. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 203,20 poin atau 0,81 persen pada pukul 17.30 GMT, menyusul kenaikan signifikan di sesi sebelumnya. S&P 500 dan Nasdaq juga membukukan kerugian tajam pada Jumat 26 Oktober.
 
Penurunan di pasar ekuitas mendukung emas, karena para investor berbondong-bondong beralih ke aset-aset safe haven. Dukungan tambahan datang dari USD yang melemah. Indeks USD, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,16 persen menjadi 96,44 pada pukul 17.20 GMT.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika USD turun, emas berjangka biasanya naik karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 7 sen AS atau 0,48 persen menjadi ditutup pada USD14,70 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari 2019 naik USD2,5 atau 0,3 persen menjadi menetap di USD834,40 per ons.
 
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 296,24 poin atau 1,19 persen, menjadi berakhir di 24.688,31 poin. Indeks S&P 500 turun 46,88 poin atau 1,73 persen, menjadi ditutup di 2.658,69 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 151,12 poin atau 2,06 persen, menjadi berakhir di 7.167,21 poin.
 
Amazon mencatat laba per saham dilusian sebesar USD5,75 dan pendapatan USD56,58 miliar. Perusahaan memberikan panduan pendapatan kuartal keempat di kisaran USD66,5 miliar dan USD72,5 miliar atau jauh di bawah perkiraan Wall Street.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif